Viral Video Ulama Cianjur Protes: Yang Ditutup Tempat Maksiat, Bukan Masjid!

Cianjur – 

Video yang menunjukkan protes salah seorang ulama di Cianjur terkait kebijakan pemerintah yang terlalu ketat dalam urusan ibadah dengan merebaknya Covid-19 viral di medis sosial.

Ulama asal Cianjur selatan itu menganggap urusan ibadah lebih diperketat dibandingkan dengan urusan maksiat, sebab prostitusi hingga tempat hiburan masih banyak yang buka dan tidak diperketat sepertihalnya urusan ibadah.

Dalam video berdurasi 49 detik itu, sang kyai menyampaikan ‘Assalamualaikum, mohon maaf kanggo (untuk) Bupati Cianjur dan Gubernur Jawa Barat, sim abdi (saya) bagian dari kyai Cianjur selatan masihan (memberikan) masukan untuk Bupati Cianjur dan Gubernur Jawa Barat yang ditutup bukan sarana ibadah dan sekolah tapi yang ditutup itu tempat maksiat, tempat karaoke, tempat jablay, tempat mabok, tempat main yang segala bentuk kemaksiatan mohon ditutup, terimakasih abdi (saya) orang cianjur selatan orang sindangbarang’.

Baca juga:Ridwan Kamil Perintahkan Kepala Daerah di Jabar Tes Corona


Belakangan diketahui jika orang dalam cideo tersebut ialah H Fahmi Ibrohim, salah seorang ulama dari Cianjur selatan tepatnya di Kecamatan Sindangbarang.

Menurut Fahmi, video itu dibuat atas dasar banyaknya pemberitaan terkait ditutupnya akses tempat ibadah dan tidak dilaksanakannya salat jumat. Kebijakan yang dikeluarkan pemerintah dari tingkat daerah, provinsi, hingga pusat dinilai terlalu ketat untuk urusan ibadah.

“Sampai saya waktu malam hari akan salat, itu masjid Kaum Sindangbarang ditutup. Dan di waktu itu kyai di Cianjur selatan diskusi terkait penyebaran virus corona. Semaunya sepakat untuk memberikan masukan, tapi tidak ada yang berani membuat video. Makanya saya yang maju untuk membuat video dan menyampaikan masukan ke permintah,” ungkap H Fahmi kepada detik.com saat dihubungi melalui telepon seluler, Jumat (20/3/2020).

Baca juga:Cegah Penularan Corona, Tempat Hiburan Malam di Garut Ditutup

Diterbitkan oleh Ustadz Yachya Yusliha

Hidup harus lebih baik

Tinggalkan komentar

Rancang situs seperti ini dengan WordPress.com
Mulai