Jum’at, 15 Nopember 2019

Do’a keluar rumah

Doa Keluar Rumah

Bismillah adalah shalatu adalah salamu ‘ala rasulillah, amma ba’du,

Nabi Muhammad s hallallahu ‘alaihi wa sallam bergelar nabiyurrahmah , nabi yang welas asih terhadap seluruh umatnya. Diantara bentuk terima kasih padanya untuk umatnya, dia ajarkan mereka berbagai adab, yang menjadi sebab seseorang akan mendapatkan kesenangan dunia dan akhirat.

Diantaranya,

Pertama, berdoa kompilasi keluar rumah

Ada doa yang ringan dan mudah dihafal, meski sering kelupaan jadi tidak diamalkan. Apakah itu

بِسْمِ اللهِ تَوَكَّلْتُ عَلَى اللهِ ، لَا حَوْلَ وَلَا قُوَّةَ إِلَّا بِاللهِ

BISMILLAHI, TAWAKKALTU ‘ALA ALLAH, LAA HAULA WA LAA QUWWATA ILLAA BILLAAH

Dengan nama Allah, aku bertawakkal kepada Allah. Tiada daya dan kekuatan kecuali dengan Allah.

Keutamaan:

Dalam hadis dari Anas bin Malik radhiyallahu ‘anhu , Rasulullah shallallahu’ alaihi wa sallam menjelaskan keutamaan doa ini,

إذا خرج الرجل من بيته فقال بسم الله توكلت على الله, لا حول ولا قوة إلا بالله, قال: يقال حينئذ: هديت, وكفيت, ووقيت, فتتنحى له الشياطين, فيقول له شيطان آخر: كيف لك برجل قد هدي وكفي ووقي?

”Jika ada yang keluar dari Rumah Kemduian dia membacakan doa di atas, lalu menyampaikan permohonan: ‘Kamu diberi petunjuk, kamu dicukupi kebutuhannya, dan kamu dilindungi.’

Seketika itu setan-setanpun menjauh darinya. Lalu salah satu setan berkata kepada peserta,

‘Bagaimana mungkin kalian bisa meminta izin, dicukupi, dan didukung.’ (HR. Abu Daud 5095, Turmudzi 3426, dan dishahihkan al-Albani)

Keterangan:

Makna: ”disampaikan,” yang disampaikan adalah Malaikat. Malaikat itu mengatakan kepada orang yang membaca doa ini kompilasi keluar rumah, ‘Wahai hamba Allah, kamu telah diberi petunjuk, dicukupi, dan dilindungi.’ (Tuhfatul Ahwadzi, Syarh Sunan Turmudzi, 9/271).

Doa kedua yang diharapkan untuk dibaca kompilasi keluar rumah, untuk menghindari kezaliman adalah:

اللَّهُمَّ إِنِّى أَعُوِ بِكَ أَنْ أَضِلْ أَوْ أُضَلَّ أَوْ أَزْلَّ أْوُ أْزْلُ أَوْ أَظْلِمَ أْوْلَ ْ ْ ْ ْ ْ ْ َ َ َ

ALLAHUMMA INNI A-‘UDZU BIKA AN ADHILLA AW UDHALLA AW AZILLA AW UZALLA AW AZLIMA AW UZLAMA AW AJHALA AW YUJHALA ‘ALAYYA.

“Ya Allah, aku berlindung kepada-Mu dari: aku tersesat, atau aku mengelatkan, aku tergelincir, atau aku digelincirkan, atau aku mendhalimi, atau aku didhalimi, atau kebodohanku atau dibodohi.”

Sumber doa:

Dari Ummu Salamah r adhiyallahu ‘anha , beliau menceritakan,

ما خرج النبي صلى الله عليه وسلم من بيتي قط إلا رفع طرفه إلى السماء فقال: «اللهم أعوذ بك أن أضل …

“Setiap kali Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam keluar dari rumahku, ia mengalihkan pandangannya ke langit, kemudian berdoa: Allahumma a-‘udzu bika an adhilla … (HR. Abu Dawud 5094, Nasai 5486, Ibnu Majah 3884, dan dishahihkan al-Albani ).

Keterangan:

1. Doa ini tentang bagaimana menyetujui Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam kepada Allah. Sekalipun beliau seorang nabi, beliau tetap memohon perlindungan kepada Allah.

2. Doa ini dibaca terus kompilasi di luar rumah, sambil menengadahkan pandangan ke langit. Terkait yang dituturkan Ummu Salamah radhiyallahu ‘anha.

Kedua, berdoa kompilasi menaiki kendaraan

Agar kita juga bisa mendapatkan Keselamatan di kendaraan, jangan lupa minta kompilasi naik kendaraan. Doanya sangat mudah,

Persis kompilasi kaki naik kendaraan, baca: Bismillah.

Setelah berada di atas kendaraan, baca: “Alhamdulillah”.

Lalu membaca,

سُبْحَانَ الَّذِى سَخَّرَ لَنَا هَذَا وَمَا كُنَّا لَهُ مُقْرِنِينَ وَإِنَّا إِلَى رَبِّنَا لَمُنْقَلِبُوَ

SUBHANALLADZI SAKH-KHORO LANAA HADZA WA MAA KUNNA LAHU MUQRINIIN. WA INNA ILAA ROBBINA LAMUN-QOLIBUUN

Maha Suci Allah yang telah menundukkan semua ini untuk kami padahal kami sebelumnya tidak mampu menguasainya, dan sungguh kami akan kembali kepada Tuhan kami.

(HR. Turmudzi 3446, dari ‘Ali bin Abi Thalib. Syaikh Al Albani mengatakan bahwa hadits ini shahih.)

Ketiga, beralih tempat tertentu

Saat Anda mendatangi tempat yang baru, yang asing bagi Anda, jangan lupa membaca

أَعُوذُ بِكَلِمَاتِ اللَّهِ التَّامَّاتِ مِنْ شَرِّ مَا خَلَقَ

A-‘UDZU BI KALIMAATILLAH TAAMMATI MIN SYARRI MAA KHALAQ

“Aku berlindung dengan kalimat-kalimat Allah yang sempurna dari kalimat apa yang Dia ciptakan.”

Keutamaan:

Dari Khoulah bintu Hakim radhiyallahu ‘anh a, Rasulullah shallallahu’ alaihi wa sallam bersabda,

من نزل منزلا ثم قال: أعوذ بكلمات الله التامات من شر ما خلق, لم يضره شيء, حتى يرتحل من منزله ذلك

”Siapa yang pindah dari suatu tempat, kemudian dia membaca doa di atas, maka tidak ada yang mencari yang memerlukannya, sampai dia pergi dari tempat itu. (HR. Muslim 2708).

Keempat, ditutup ditutup aurat

Serigala hanya akan menyerang jika ada peluang. Ketika seorang penggembala bisa membantunya, niscaya tidak ada serigala yang berani menyerangnya.

Seperti itu pula syahwat manusia. Lelaki serigala bisa mendapatkan ganas, kompilasi ada target empuk.

Banyak kasus pemerkosaan di berbagai daerah, penyebabnya karena sang wanita kurang menyukai kehormatan dan auratnya.

Sang Pencipta kita, Allah ta’ala, Maha Tahu apa yang terbaik bagi manusia. Salah satunya, Dia mensyariatkan agar para hamba-Nya yang wanita, disetujui secara maksimal. Karena Allah tahu, itu yang paling baik diambil. Allah sangat sayang untuk para hamba-Nya, dan Allah memberi tahu cara terbaik untuk menyelamatkan diri dari mara bahaya.

يا أيها النبي قل لأزواجك وبناتك ونساء المؤمنين يدنين عليهن من جلابيبهن ذلك أدنى أن يعرفن فلا يؤذين وكان الله غفورا رحيما

Hai Nabi, Katakanlah kepada isteri-isterimu, anak-anak perempuanmu dan isteri-isteri orang mukmin: “Tolonglah mereka mengulurkan jilbabnya ke seluruh tubuh mereka”. yang dengan demikian membuatnya lebih mudah untuk diketahui, sehingga mereka 80 tidak diganggu. dan Allah adalah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang. (QS. Al-Ahzab: 59).

Lebih dari itu, kompilasi Anda para wanita keluar dari rumah dengan menjajakan aurat, sejatinya 9 lelaki yang melihat dia. Sungguh, dosa di atas dosa.

Assalamualaikum 15 Nop 2019 18 Robiul Awal 1441 H

ORANG YANG AKAN MENDAPATKAN PELINDUNG ALLAH SWT

Di hari kiamat kelak manusia akan dikumpulkan untuk dimintai pertanggungjawabannya dari apa yang telah mereka lakukan selama di dunia. Kondisi di hari itu sangatlah panas, karena matahai didekatkan dengan jarak satu mil di atas ubun-ubun.

Mereka juga dikumpulkan di Padang Mahsyar dalam keadaan tidak beralas kaki, tidak dikhitan, dan tidak berpakaian. Namun, ada 7 golongan yang akan mendapatkan naungan di hari yang sangat panas tersebut. Siapakah 7 golongan tersebut?

Dalam sebuah hadits yang shahih, yang diriwayatkan oleh Imam Bukhari dan Imam Muslim dari sahabat Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam pernah bersabda:

سَبْعَةٌ يُظِلُّهُمْ اللهُ فِي ظِلِّهِ يَوْمَ لاَ ظِلَّ إِلاَّ ظِلُّهُ: اْلإِمَامُ الْعَادِلُ، وَشَابٌّ نَشَأَ بِعِبَادَةِ اللهِ، وَرَجُلٌ قَلْبُهُ مُعَلَّقٌ فِي الْمَسَاجِدِ، وَرَجُلاَنِ تَحَابَّا فِي اللهِ اجْتَمَعَا عَلَيْهِ وَتَفَرَّقَا عَلَيْهِ، وَرَجُلٌ دعته امْرَأَةٌ ذَاتُ مَنْصِبٍ وَجَمَالٍ فَقَالَ: إِنِّيْ أَخَافُ اللهَ، وَرَجُلٌ تَصَدَّقَ بِصَدَقَةٍ فَأَخْفَاهَا حَتَّى لاَ تَعْلَمَ شِمَالُهُ مَا تُنْفِقُ يَمِيْنُهُ، وَرَجُلٌ ذَكَرَ اللهَ خَالِيًا فَفَاضَتْ عَيْنَاهُ

Tujuh golongan yang akan mendapatkan naungan ‘Arsy Allah Ta’ala dimana tidak ada naungan kecuali hanya naungan Allah Ta’ala. Yaitu:

1. Pemimpin yang adil
2. Pemuda yang tumbuh dalam ibadah kepada Allah Ta’ala
3. Seorang yang hatinya senantiasa bergantung di masjid
4. Dua orang yang saling mencintai karena Allah Ta’ala. Mereka berkumpul karena Allah dan mereka pun berpisah juga karena Allah Ta’ala.
5. Seorang yang diajak wanita untuk berbuat yang tidak baik, dimana wanita tersebut memiliki kedudukan dan kecantikan, namun ia mampu mengucapkan, “Sungguh aku takut kepada Allah”.
6. Seorang yang bersedekah dan dia sembunyikan sehingga tangannya kirinya tidak mengetahui apa yang diinfakkan oleh tangan kanannya.
7. Seorang yang mengingat Allah dalam keadaan sendirian sehingga kedua matanya meneteskan air mata.

yd1jni@gmail.com

Jumat 15 Nopember 2019 Tugas Hidup di Dunia

Tiga Tugas Manusia

Manusia bertugas sebagai khalifah Allah di muka bumi.

Manusia merupakan makhluk yang dianugerahi akal dan pikiran serta hati nurani.

Dalam Islam, setidak-tidaknya terdapat tiga tujuan penciptaan manusia.

Alquran surah adz-Dzariyat ayat 56 menerangkan tujuan pertama.

Artinya, “Dan Aku (Allah) tidaklah menciptakan jin dan manusia melainkan supaya mereka menyembah-Ku.

Dengan demikian, fitrah kemanusiaan adalah menjadi hamba Allah SWT. Sifat menghamba tidak boleh ditujukan kepada siapapun selain Allah Ta’ala.

Tugas kedua berkaitan dengan konteks kehidupan empiris.

Dalam surah al-Baqarah ayat 30 dijelaskan tentang tugas manusia sebagai khalifah Allah di muka bumi. Surah yang sama memuat dialog antara Allah dan para malaikat tentang penciptaan manusia.

Terjemahannya, “Ingatlah ketika Tuhanmu berfirman kepada para Malaikat:

‘Sesungguhnya Aku hendak menjadikan seorang khalifah di muka bumi.’ Mereka berkata:

‘Mengapa Engkau hendak menjadikan (khalifah) di bumi itu orang yang akan membuat kerusakan padanya dan menumpahkan darah, padahal kami senantiasa bertasbih dengan memuji Engkau dan mensucikan Engkau?’ Tuhan berfirman: ‘Sesungguhnya Aku mengetahui apa yang tidak kamu ketahui.’”

Maknanya, di muka bumi hidup berbagai macam makhluk. Namun, hanya manusia yang menyandang fungsi pemimpin.

Manusia dapat memanfaatkan segala yang tumbuh di atas bumi untuk kelangsungan hidupnya.

Bagaimanapun, manusia mesti mengelola sumber daya dengan penuh tanggung jawab.

Allah menciptakan keteraturan di muka bumi. Maka dari itu, manusia tidak boleh merusak harmoni yang sudah diciptakan-Nya.

Tugas ketiga adalah berdakwah. Hal ini terutama diemban bagi orang-orang yang beriman kepada Allah SWT. Yang didakwahkan adalah Islam, sebagai satu-satunya agama yang diridhai di sisi Allah Ta’ala.

Dakwah yang dilakukan dapat melalui lisan dan perbuatan.

Sasarannya dimulai dari diri sendiri, keluarga, karib kerabat, dan komunitas setempat.

Dakwah yang dijalankan tidak boleh dengan paksaan atau penghakiman.

Dengan menarik simpati, orang-orang akan tertarik untuk mendalami agama ini.

YD1JNI

Assalamualaikum …. Menjaga diri dari pemurtadan.

Macam-Macam Kemurtadan

Murtad berasal dari kata irtadda yang artinya raja’a (kembali), sehingga apabila dikatakan irtadda ‘an diinihi maka artinya orang itu telah kafir setelah memeluk Islam (lihat Mu’jamul Wasith, 1/338)

Perbuatannya yang menyebabkan dia kafir atau murtad itu disebut sebagai riddah (kemurtadan). Secara istilah makna riddah adalah: menjadi kafir sesudah berislam. Allah ta’ala berfirman,

وَمَنْ يَرْتَدِدْ مِنْكُمْ عَنْ دِينِهِ فَيَمُتْ وَهُوَ كَافِرٌ فَأُولَئِكَ حَبِطَتْ أَعْمَالُهُمْ فِي الدُّنْيَا وَالْآَخِرَةِ وَأُولَئِكَ أَصْحَابُ النَّارِ هُمْ فِيهَا خَالِدُونَ

Barangsiapa di antara kalian yang murtad dari agamanya kemudian mati dalam keadaan kafir maka mereka itulah orang-orang yang terhapus amalannya di dunia dan akhirat. Dan mereka itulah penghuni neraka. Mereka kekal berada di dalamnya.” (QS. Al-Baqarah : 217) (lihat At-Tauhid li Shaffits Tsaalits ‘Aliy, hal. 32)

Macam-Macam Riddah

1.Riddah dengan sebab ucapan

Seperti contohnya ucapan mencela Allah ta’ala atau Rasul-Nya, menjelek-jelekkan malaikat atau salah seorang rasul. Atau mengaku mengetahui ilmu gaib, mengaku sebagai Nabi, membenarkan orang yang mengaku Nabi. Atau berdoa kepada selain Allah, beristighotsah kepada selain Allah dalam urusan yang hanya dikuasai Allah atau meminta perlindungan kepada selain Allah dalam urusan semacam itu.

2.Riddah dengan sebab perbuatan

Seperti contohnya melakukan sujud kepada patung, pohon, batu atau kuburan dan menyembelih hewan untuk diperembahkan kepadanya. Atau melempar mushaf di tempat-tempat yang kotor, melakukan prkatek sihir, mempelajari sihir atau mengajarkannya. Atau memutuskan hukum dengan bukan hukum Allah dan meyakini kebolehannya.

3.Riddah dengan sebab keyakinan

Seperti contohnya meyakini Allah memiliki sekutu, meyakini khamr, zina dan riba sebagai sesuatu yang halal. Atau meyakini roti itu haram. Atau meyakini bahwa sholat itu tidak diwajibkan dan sebagainya. Atau meyakini keharaman sesuatu yang jelas disepakati kehalalannya. Atau meyakini kehalalan sesuatu yang telah disepakati keharamannya.

4.Riddah dengan sebab keraguan

Seperti meragukan sesuatu yang sudah jelas perkaranya di dalam agama, seperti meragukan diharamkannya syirik, khamr dan zina. Atau meragukan kebenaran risalah Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam atau para Nabi yang lain. Atau meragukan kebenaran Nabi tersebut, atau meragukan ajaran Islam. Atau meragukan kecocokan Islam untuk diterapkan pada zaman sekarang ini (lihat At-Tauhid li Shaffits Tsaalits ‘Aliy, hal. 32-33)

Hukum yang Terkait dengan Orang Murtad

1. Orang yang murtad harus diminta bertobat sebelum dijatuhi hukuman. Kalau dia mau bertobat dan kembali kepada Islam dalam rentang waktu tiga hari maka diterima dan dibebaskan dari hukuman.

2. Apabila dia menolak bertobat maka wajib membunuhnya. Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Barangsiapa yang mengganti agamanya maka bunuhlah dia.” (HR. Bukhari dan Abu Dawud)

3. Kemurtadannya menghalangi dia untuk memanfaatkan hartanya dalam rentang waktu dia diminta tobat. Apabila dia bertobat maka hartanya dikembalikan. Kalau dia tidak mau maka hartanya menjadi harta fai’ yang diperuntukkan bagi Baitul Maal sejak dia dihukum bunuh atau sejak kematiannya akibat murtad. Dan ada pula ulama yang berpendapat hartanya diberikan untuk kepentingan kebaikan kaum muslimin secara umum.

4. Orang murtad tidak berhak mendapatkan warisan dari kerabatnya, dan juga mereka tidak bisa mewarisi hartanya.

5. Apabila dia mati atau terbunuh karena dijatuhi hukuman murtad maka mayatnya tidak dimandikan, tidak disholati dan tidak dikubur di pekuburan kaum muslimin akan tetapi dikubur di pekuburan orang kafir atau di kubur di tanah manapun selain pekuburan umat Islam (lihat At-Tauhid li Shaffits Tsaalits ‘Aliy, hal. 33)

Keutamaan Arisan

Di rumah YD1FZU Faridz

Arisan merupakan salah satu jenis tabungan namun berjangka waktu. Kegiatan ini biasanya diikuti oleh sekelompok orang, dan setiap peserta dari kelompok arisan tersebut menyetorkan sejumlah uang yang telah disepakati sebelumnya dalam setiap periode tertentu, baik harian, mingguan, bahkan bulanan.

Setelah melewati satu periode pembayaran setoran, maka pembayaran tabungan akan dilakukan dengan cara pengundian untuk mengetahui siapa yang akan menerima sejumlah uang hasil dari setoran dari setiap peserta arisan tersebut. 

Assalamualaikum …

GOLONGAN MANUSIA PADA HARI KIAMAT.

Pada hari kiamat manusia akan terbagi menjadi tiga golongan besar. Adapun tiga kelompok manusia ini diceritakan dalam Alqur’an Surah Al-Waqi’ah (hari kiamat).

Sebagaimana Allah berfirman dalam Surah Al-Waqi’ah: “Apabila bumi diguncangkan sedahsyat-dahsyatnya, dan gunung-gunung dihancurluluhkan sehancur-hancurnya, maka jadilah ia debu yang beterbangan, dan kamu menjadi tiga golongan. Yaitu golongan kanan, alangkah mulianya golongan kanan itu. Dan golongan kiri, alangkah sengsaranya golongan kiri itu. Dan golongan orang-orang yang paling dahulu (beriman), merekalah yang paling dahulu (masuk surga).

Mereka itulah orang yang dekat (kepada Allah). Berada dalam surga kenikmatan. Segolongan besar dari orang-orang yang terdahulu, dan segolongan kecil dari orang-orang yang kemudian. Mereka berada di atas dipan-dipan yang bertahtakan emas dan permata. Mereka bersandar di atasnya berhadap-hadapan.” (Surah Al-Waqiah: 4-16)

Habib Ahmad bin Novel menerangkan, dalam ayat di atas, Allah menyebutkan tiga kelompok manusia. Yang pertama adalah Al-Maimanah (orang yang berada di sisi kanan). Kedua adalah Al-Masy’amah, kelompok sisi kiri. Ketiga yaitu orang-orang yang lebih awal atau golongan istimewa (As-Sabiqun). Mereka adalah orang-orang yang dekat dengan Allah.

Golongan As-Sabiqun ini hanya sedikit dari generasi terakhir. Mereka ini lebih banyak dari golongan awal yang beriman. Mereka merupakan hamba-hamba paling istimewa yang memiliki derajat tinggi di sisi Allah.

“Untuk mendapatkan kemuliaan di atas tentu tidak sembarangan. Seseorang butuh guru pembimbing (murobbi) untuk mencapainya. Untuk urusan dunia saja seseorang butuh guru terbaik, apalagi untuk urusan akhirat,” kata Habib Ahmad.

Sayyid Quthb dalam Fi Zhilal Alqur’an juga menjelaskan, golongan pertama berada di sebelah kanan ‘Arsy adalah mereka yang keluar dari sebelah kanan Adam. Golongan ini diberi kitab catatan amal dengan tangan kanan mereka, kemudian digiring ke dalam golongan kanan. Mereka adalah mayoritas penduduk surga.

Golongan kedua berada di sebelah kiri ‘Arsy, dan mereka inilah yang keluar dari sebelah kiri Adam. Mereka diberi catatan amal dengan tangan kiri, kemudian digiring ke dalam golongan kiri. Mereka inilah sebagian besar penduduk neraka.

Dan satu golongan lainnya berada dekat dengan Allah. Mereka inilah golongan yang lebih beruntung, lebih khusus daripada golongan kanan karena mereka adalah pemimpin golongan kanan. Di tengah-tengah mereka terdapat para rasul, para nabi, para shiddiqin, dan orang-orang yang mati syahid. Jumlah mereka jauh lebih kecil dari golongan kanan. Allahu A’lam, semoga kita termasuk golongan yang beruntung.

YD1JNI

Assalamualaikum 12 Robiul Awal 1441 H

Kumpulan Ucapan Maulid Nabi Muhammad SAW 12 Rabiul Awal/ 9 November 2019, Bisa Sebar Lewat WhatsApp

Sabtu, 9 November 2019 05:27   

kumpulan-ucapan-maulid-nabi-muhammad-saw-12-rabiul-awal-9-november-2019-bisa-sebar-lewat-whatsapp.jpg

Kumpulan Ucapan Maulid Nabi Muhammad SAW 12 Rabiul Awal/ 9 November 2019, Bisa Sebar Lewat WhatsApp – yd1jni@gmail.com

Bandung – Inilah kumpulan ucapan Maulid Nabi Muhammad SAW 12 Rabiul Awal/ 9 November 2019, bisa sebar lewat WhatsApp!

Setiap tanggal 12 Rabiul Awal dalam penanggalan Islam, umat Muslim di dunia memperingatinya sebagai Maulid Nabi Muhammad SAW.

Dalam sejarahnya, Nabi Muhammad SAW dilahirkan pada hari Senin, 12 Rabiul Awal, Tahun Gajah.

YD1JNI

DO’A KETIKA MELIHAT ANGIN KENCANG

Doa Ketika Ada Angin Kencang Bahasa Arab, Latin dan Artinya Angin adalah salah satu bentuk rahmat Allah kepada kita manusia di dunia karena dengan angin kita mendapatkan sejukan tanaman bisa berkembang biak dan pikir kita bisa kering serta seterusnya.

Dengan angin juga kita bisa mendapatkan listrik tumbuhan bisa tersebar, hujan bisa turun, Masya Allah.

Jadi secara umum memang angin itu membawa banyak sekali manfaat bagi kehidupan manusia. Akan tetapi terkadang angin pun bisa menjadi sumber bencana bagi manusia.

Kapan hal itu bisa terjadi? Yaitu saat angin bertiup kencang lebih dari batas yang diperlukan oleh saat angin bertiup kencang lebih dari batas yang diperlukan oleh manusia.

Saat angin bertiup jauh lebih kencang dari yang dibutuhkan disanalah bencana terjadi, akibatnya terjadilah musibah angin puyuh, angin puting beliung, angin topan, dan angin yang lainnya. Angin kencang tersebut saja terjadi hari ini, besok, lusa atau kapan pun.

Tidak pernah ada yang tahu kapan musibah angin akan terjadi. Yang lebih bahaya lagi jika selain angin kencang tersebut datang juga berbagai barang yang beterbangan membahayakan manusia yang terkena serpihan barang-barang yang terbang bersama angin.

Karenanya sebagai Muslim kita dianjurkan untuk membaca doa-doa yang dapat membentuk kita untuk terhindar dari musibah angin angin tersebut.

Ya benar, Islam mengajarkan kita untuk banyak berdoa di dalam setiap keadaan dalam setiap Kakak kita tidak boleh lupa untuk berdoa kapan pun termasuk saat ada musibah angin.

Do’a Di Saat Ada Musibah Angin Menerpa Ada sebuah doa yang populer di kalangan masyarakat yang sering dibaca saat terjadi hujan yang kecil atau angin yang bertiup kencang, doa tersebut seperti berikut:

اَللهُمَّ اِنِّىْ اَسْأَلُكَ خَيْرَهَا وَخَيْرَمَا فِيْهَا وَخَيْرَمَآ اَرْسَلْتَ بِهِ، وَاَعُوْذُبِكَ مِنْ شَرِّهَا وَشَرِّمَآ اَرْسَلْتَ بِهِ

ALLOOHUMMA INNI AS-ALUKA KHOIROHAA WA KHOIRO MAA FIIHAA WA KHOIRO MAA ARSALTA BIHI WA A’UUDZU BIKA MIN SYARRIHAA WA SYARIIMAA ARSALTA BIHI

Artinya : Ya Allah! aku mohon kepadaMu kebaikannya (angin) dan kebaikannya apa yang ada padanya, dan kebaikan yang dibawanya, dan aku berlindung kepadaMu dari kejahatannya dan kejahatan yang ada padanya dan kejahatan yang dibawanya.

Jika kita lihat sekilas bacaan doa di atas Insyaallah kandungannya adalah baik yaitu peta kita memohon kebaikan dari angin yang bertiup kepada Allah yang menguasai angin dan yang mengizinkan supaya angin tersebut bertiup. Selanjutnya kita memohon perlindungan kepada Allah ta’ala agar angin yang bertiup tersebut tidak membawa keburukan kepada kita.

ini merupakan salah satu bukti bahwa hanya Allah yang berkuasa di alam semesta ini, termasuk dalam perkara peniupan angin dan pemberian kebaikan atau keburukan di dalamnya.

Selanjutnya kita pun berlindung dari keburukan dari kejahatan yang terkandung di dalam angin yang sedang bertiup tersebut. Jadi dari sisi teks doa, doa ini sangat baik dan mengandung nilai tauhid yang tinggi.

Hanya saja sayangnya doa ini kami masih belum tahu didapatkan dari Hadits yang mana? Dan apakah jika dari hadis sahih atau tidak? Hanya saja karena dalam doa masalahnya luas, kami berharap tidak mengapa mengucapkan doa tersebut saat terjadi angin kencang. Hanya saja jangan diyakini bahwa doa tersebut adalah doa yang diajarkan Nabi Shallallahu Alaihi Wasallam.

YD1JNI

Assalamualaikum met malam

YANG AKAN MENDAPATKAN PELINDUNG ALLAH DI SAAT TIDAK ADA PERLINDUNGAN KECUALI PERLINDUNGAN ALLAH SWT.

Di hari kiamat kelak manusia akan dikumpulkan untuk dimintai pertanggungjawabannya dari apa yang telah mereka lakukan selama di dunia. Kondisi di hari itu sangatlah panas, karena matahai didekatkan dengan jarak satu mil di atas ubun-ubun.

Mereka juga dikumpulkan di Padang Mahsyar dalam keadaan tidak beralas kaki, tidak dikhitan, dan tidak berpakaian. Namun, ada 7 golongan yang akan mendapatkan naungan di hari yang sangat panas tersebut. Siapakah 7 golongan tersebut?

Dalam sebuah hadits yang shahih, yang diriwayatkan oleh Imam Bukhari dan Imam Muslim dari sahabat Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam pernah bersabda:

سَبْعَةٌ يُظِلُّهُمْ اللهُ فِي ظِلِّهِ يَوْمَ لاَ ظِلَّ إِلاَّ ظِلُّهُ: اْلإِمَامُ الْعَادِلُ، وَشَابٌّ نَشَأَ بِعِبَادَةِ اللهِ، وَرَجُلٌ قَلْبُهُ مُعَلَّقٌ فِي الْمَسَاجِدِ، وَرَجُلاَنِ تَحَابَّا فِي اللهِ اجْتَمَعَا عَلَيْهِ وَتَفَرَّقَا عَلَيْهِ، وَرَجُلٌ دعته امْرَأَةٌ ذَاتُ مَنْصِبٍ وَجَمَالٍ فَقَالَ: إِنِّيْ أَخَافُ اللهَ، وَرَجُلٌ تَصَدَّقَ بِصَدَقَةٍ فَأَخْفَاهَا حَتَّى لاَ تَعْلَمَ شِمَالُهُ مَا تُنْفِقُ يَمِيْنُهُ، وَرَجُلٌ ذَكَرَ اللهَ خَالِيًا فَفَاضَتْ عَيْنَاهُ

Tujuh golongan yang akan mendapatkan naungan ‘Arsy Allah Ta’ala dimana tidak ada naungan kecuali hanya naungan Allah Ta’ala. Yaitu:

1. Pemimpin yang adil
2. Pemuda yang tumbuh dalam ibadah kepada Allah Ta’ala
3. Seorang yang hatinya senantiasa bergantung di masjid
4. Dua orang yang saling mencintai karena Allah Ta’ala. Mereka berkumpul karena Allah dan mereka pun berpisah juga karena Allah Ta’ala.
5. Seorang yang diajak wanita untuk berbuat yang tidak baik, dimana wanita tersebut memiliki kedudukan dan kecantikan, namun ia mampu mengucapkan, “Sungguh aku takut kepada Allah”.
6. Seorang yang bersedekah dan dia sembunyikan sehingga tangannya kirinya tidak mengetahui apa yang diinfakkan oleh tangan kanannya.
7. Seorang yang mengingat Allah dalam keadaan sendirian sehingga kedua matanya meneteskan air mata.

YD1JNI

Assalamualaikum

Empat Alam yang Dilalui Manusia

Pada pengajian Tafsir Jalalain , Senin , KH Mu’in Abdurrahim menjelaskan ada empat alam yang dilayani oleh manusia.

Alam pertama adalah alam dzuriyah , di mana manusia masih berada dalam rahim ibu.

Karena itu, ibu menjadi kunci dalam kehidupan kita. “Seperti yang dijelaskan dalam pepatah bahwa syurga di bawah telapak kaki ibu.

Jika ibu percaya ridha akan melakukan apa yang kita kerjakan, maka pekerjaan kita akan dilepaskan. Begitupun sebaliknya,” papar Kiai Mu’in pada pengajian yang digelar di Pesantren Miftahul Huda Al-azhar Citangkolo.

Oleh karena itu ada tradisi yang sudah biasa, pada usia empat bulan dalam kandungan, yaitu masa yang ditiupnya ruh ke dalam rahim ibu.

“Dan dalam kurun waktu tujuh bulan, semoga bermanfaat bagi Allah swt agar si jabang bayi selamat dan menjadi anak yang salih-salihah,” tambahnya.

Saat keluar dari rahim ibu, langsung dibacakan adzan di telinga bayi, agar bayi tidak kaget dengan dunia yang banyak maksiat dan sangat berbeda dengan alam dzuriyah.

Makanya bayi pasti menangis kompilasi baru ditangkap.

“Alam dunia merupakan alam tempat manusia bercocok taman amal untuk dipanen diakhirat,” kata Kiai Mu’in.

Selanjutnya alam yang ketiga adalah alam barzakh (alam kubur).

Kiai Muin mengatakan di alam ini merupakan alam antara dunia dan akhirat.

Setiap orang pasti mengalaminya. Jika tidak mendapat kubur yang nikmat (raudhatun min riyadiljannah), maka akan mendapat kubur seperti jurang api neraka.

Merupakan alam keempat adalah alam akhirat, yaitu ditandai dengan hari kiamat. “Dianggap ada bum hari (hari berbangkit), yaumul mizan (hari amal),” terangnya.

YD1JNI

Rancang situs seperti ini dengan WordPress.com
Mulai