Assalamualaikum

Do’a menghadapi sesuatu yang membahayakan

Dzikir dan Doa Mohon Perlindungan dari Bahaya

Dzikir dan Doa Mohon Perlindungan dari Bahaya

أَلَا بِذِكْرِ اللَّهِ تَطْمَئِنُّ الْقُلُوبُ

“Ketahuilah, hanya dengan mengingat Allahlah hati menjadi tenteram.”

(QS. al-Ra’d [13]: 28)

Besarnya kebutuhan manusia terhadap rasa aman dan tenteram menunjukkan betapa besar peran dzikir bagi manusia. Sebab penawar jiwa yang paling utama أَلَا بِذِكْرِ اللَّهِ تَطْمَئِنُّ الْقُلُوبُ

“Ketahuilah, hanya dengan mengingat Allahlah hati menjadi dalah dzikir kepada Allah, sebagaimana yang Allah sebutkan dalam ayat di atas.

Dalam sebuah hadis disebutkan, suatu hari Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam berkumpul bersama para sahabat. Lalu beliau bersabda,

أَلَا أُنَبِّئُكُمْ بـِخَيرِ أَعْمَالِكُمْ وَأَزْكَاهَا عِندَ مَلِيكِكُم وَأَرْفَعِها فِي دَرَجَاتِكُم وَخَيرٍ لَكُمْ مِن إنفَاقِ الذَهَبِ وَالفِضَّةِ، وَخَيرٍ لَكُمْ مِن أنْ تَلْقَوا عَدُوَكُم فَيَضرِبُ أَعْنَاقَكُم وَتَضْرِبُوا أَعْنَاقَهُم قَالُوا: بَلَى يارَسُولَ اللهِ قَالَ: ذِكْرُ اللهِ

“Maukah kamu aku tunjukkan perbuatanmu yang terbaik, paling suci di sisi Rajamu (Allah), dan paling mengangkat derajatmu; lebih baik bagimu daripada berinfak dengan emas atau perak, dan lebih baik bagimu daripada bertemu dengan musuhmu, lantas kamu memenggal lehernya atau mereka memenggal lehermu?” Serempak para sahabat berkata, “Mau, wahai Rasulullah!” Beliau pun bersabda, “Dzikir kepada Allah.” (HR at-Tirmidzi)1.

Hadits di atas tidaklah berarti meremehkan amalan jihad di jalan Allah ataupun amal-amal saleh selain dzikir. Tetapi, Rasulullah hanya menunjukkan betapa dzikir merupakan asas yang sangat urgen penuh dengan keutamaan.

Perintah Untuk Memohon Perlindungan dari Musibah dan Takdir Buruk

Memang benar, setiap ujian dan musibah adalah rahasia takdir yang telah Allah gariskan semenjak zaman azali, bahkan ujian merupakan wasilah bagi seorang mukmin untuk mengasah serta meningkatkan keimanan. Tidak ada satu makhlukpun yang mengetahui apa yang akan menimpanya esok hari. Walaupun demikian, bukan berarti kita dilarang untuk berlindung dari musibah dan takdir buruk. Bahkan syariat Islam yang penuh hikmah ini memerintahkan kepada umatnya agar senantiasa memohon perlindungan kepada Allah dari berbagai musibah serta dari takdir yang buruk. Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda,

تَعَوَّذُوا بِاللَّهِ مِنْ جَهْدِ الْبَلاَءِ وَدَرَكِ الشَّقَاءِ وَسُوءِ الْقَضَاءِ وَشَمَاتَةِ الأَعْدَاءِ

“Berlindunglah kalian kepada Allah dari kerasnya musibah, turunnya kesengsaraan yang terus menerus, buruknya qadha serta kesenangan musuh atas musibah yang menimpa kalian.” (HR. Bukhari: 6616)

Dzikir Dan Doa Memohon Perlindungan dari Bahaya

Dari sekian banyak dzikir yang penuh dengan keutamaan ini, ada sebagian dzikir yang Allah jadikan wasilah bagi hambanya untuk berlindung dari berbagai bahaya dan musibah. Di antaranya adalah sebagai mana disebutkan dalam beberapa hadis berikut:

1. Dari Ibnu ‘Umar radhiyallahu ‘anhuma, bahwasanya Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda, “Barang siapa yang menyaksikan orang yang terkena musibah, kemudian mengatakan:

اَلْـحَمْدُ للهِ الَّذِي عَافَانِي مِـمَّا ابْتَلَاكَ بِهِ وَفَضَّلَنِي عَلَى كَثِيرٍ مِـمَّنْ خَلَقَ تَفْضِيلاً

(segala puji bagi Allah yang telah menghindarkanku dari musibah yang menimpamu, serta memberikan kelebihan kepadaku atas sekian banyak ciptaan-Nya)niscaya Allah akan menghindarkannya dari musibah tersebut sepanjang hayatnya, walau bagaimanapun keadaannya” (HR. Tirmidzi: 3431 dan Ibnu Majah: 3898)2

2. Dari Utsman bin ‘Affan radhiyallahu ‘anhu mengatakan, ‘Saya mendengar Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda, ‘Barang siapa yang mengatakan

بِسْمِ اللَّهِ الَّذِى لاَ يَضُرُّ مَعَ اسْمِهِ شَىْءٌ فِى الأَرْضِ وَلاَ فِى السَّمَاءِ وَهُوَ السَّمِيعُ الْعَلِيمُ

Dengan menyebut nama Allah yang dengan sebab nama-Nya tidak ada sesuatu pun di bumi maupun di langit yang dapat membahayakan (mendatangkan mudharat). Dan Dia Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui) sebanyak tiga kali, niscaya tidak akan ada sesuatu pun yang memudharatkannya” (HR. Abu Daud: 5088, dan Tirmidzi: 3388)3

3. Dari Khaulah binti Hakim, bahwasanya Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda, “Barang siapa yang singgah di sebuah tempat kemudian ia mengatakan,

أَعُوْذُ بِكَلِمَاتِ اللهِ التَّامَّاتِ مِنْ شَرِّ مَا خَلَقَ

(Aku berlindung dengan kalimat-kalimat Allah yang sempurna dari kejahatan apa yang diciptakan-Nya) niscaya tidak akan ada yang memudharatkannya” (HR. Tirmidzi: 3437, dan An Nasai: 5433)

4. Dari Sa’ad bin Abi Waqash mengatakan, “Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda, “Doa yang dipanjatkan oleh Dzun Nun (Nabi Yunus) ‘alaihissalaam tatkala berada di dalam perut ikan besar adalah:

لَا إِلَهَ إِلَّا أَنْتَ سُبْحَانَكَ إِنِّي كُنْتُ مِنَ الظَّالِـمِينَ

(Ya Allah,Tiada yang berhak disembah selain Engkau, Maha Suci Engkau, sesungguhnya saya adalah termasuk orang-orang yang zhalim)4Tidaklah seorang muslim terkena musibah kemudian berdoa dengannya, melainkan Allah akan akan mengabulkan keinginannya” (HR. Tirmidzi: 3505)5

Allah abadikan kisah Nabi Yunus ‘alahissalaam di dalam Al Quran Surat Ash Shoffat ayat 143-144 :

فَلَوْلَا أَنَّهُ كَانَ مِنَ الْمُسَبِّحِينَ لَلَبِثَ فِي بَطْنِهِ إِلَى يَوْمِ يُبْعَثُونَ

Maka jika sekiranya dia (Yunus) tidak termasuk orang-orang yang banyak berdzikir (bertasbih) kepada Allah, niscaya dia akan tetap tinggal di perut ikan itu sampai hari berbangkit.” (QS. Shafat: 143)

5. Dari Abdullah bin Hubaib mengatakan:

خَرَجْنَا فِي لَيلَةِ مَطَرٍ وَظُلْمَةٍ شَدِيدَةٍ نَطْلُبُ النَبِيَ صَلَّى اللهُ عَلَيهِ وَسَلَّمَ لِيُصَلِّيَ لَنَا ، فَأَدرَكْنَاه فَقَالَ : قُلْ ، فَلَمْ أَقُلْ شَيئًا ، ثُمَّ قَالَ: قُلْ ، فَلَمْ أَقُلْ شَيْئًا ، ثُمَّ قَالَ : قُلْ ، فَقُلْتُ : يَارَسُولَ اللهِ مَا أَقُولُ ؟ قَالَ : قُلْ هُوَ اللهُ أَحَدُ وَالـمُعَوِّذَتَينِ حِينَ تُمْسِي وَحِينَ تُصْبِحُ ثَلاثَ مَراتٍ تَكْفِيكَ مِنْ كُلِّ شَيءٍ

Pada suatu malam saat turun hujan dan malam begitu pekat kami keluar mencari Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam agar beliau bersedia shalat bersama kami. Kamipun menemukan beliau, beliau bersabda: ”Bacalah!” Tetapi aku hanya diam. Kemudian beliau mengatakan lagi, “Bacalah!” Tapi aku masih tetap diam. Kemudian beliau memerintahkan lagi, “Bacalah!” Maka aku bertanya, “Wahai Rasulullah, apa yang harus aku baca?” Beliau bersabda, “Bacalah Al Ikhlas dan Mu’awwidzatain (An Naas dan Al Falaq) di waktu sore dan pagi hari tiga kali, niscaya ia mencukupimu dari segala sesuatu” (HR. Abu Daud: 5082, dan Tirmidzi: 3575)6

Apa faidah berdoa sementara takdir tidak mungkin ditolak?

Pertanyaan ini telah dijawab oleh Imam Nawawi di dalam kitab Al adzkar. Beliau menukilkan perkataan Imam Ghazali yang mengatakan, ‘Ketahuilah, sejatinya menolak musibah dengan doa adalah termasuk takdir Allah. Doa merupakan sebab untuk menolak musibah dan sekaligus sebab terwujudnya rahmat. Hal ini bagaikan perisai yang merupakan sebab untuk menangkis senjata atau air yang merupakan sebab tumbuhnya tanaman dari dalam bumi. Sebagaimana perisai dan anak panah yang saling menyerang dan menahan, demikian pula halnya doa dan musibah. Dan dalam mengakui takdir, tidak disyaratkan untuk meninggalkan senjata saat perang. Allah berfirman:

وَلْيَأْخُذُوا حِذْرَهُم وَأَسْلِحَتِهِمْ

Hendaklah mereka bersiap siaga dan menyandang senjata mereka.” (QS. An Nisaa:102)

Betul, Allah telah menakdirkan segala sesuatu, namun Allah jualah yang telah menakdirkan sebab-sebabnya.

Berikutnya, yang juga termasuk faidah dari doa adalah hadirnya hati dan rasa butuh kepada Allah. Keduanya merupakan puncak akhir dari pengahambaan diri dan makrifat kepada Allah. Wallahu a’lam.”7

Demikian tulisan singkat ini, semoga Allah memasukkan kita ke dalam golongan Adzakirinallah (orang yang banyak berdzikir kepada Allah). Shallallahu ‘ala Muhammad wa ‘ala alihi ajma’in.

Jember, 16 September 2013

Catatan Kaki

1. Dishahihkan syaikh Al Bani dalam Shahih Tirmidzi: 2688

2. Dinilai hasan oleh Syaikh Albani dalam Shahih Tirmidzi: 2728

3. Dishahihkan oleh Imam Hakim, Dzahabi dan Albani. Lihat Shahih wa Dha’if Sunan Tirmidzi: 3388

4. sebagaimana termaktub dalam: QS Al Anbiya: 87

5. Hadis ini dinilai shahih oleh syaikh Albani dalam Shahih Sunan Tirmidzi : 2785

6. Di hasankan Syaikh Albani dalam Shahih wa dha’if Sunan Abi : 5082

7. Al Adzkar, hal: 354

Daftar Pustaka

  1. Nawawi. Al Adzkar, Penerbit Al Maktabah Ats Tsaqafiyah. Beirut. Tanpa tahun
  2. Al Bukhari, Muhammad. Shahih AL Bukhari, Penerbit Dar Ibnu Katsir. Beirut. 1987
  3. Abu Daud. Sunan Abi Daud, Penerbit Darul Kitab Al ‘Arabi. Beirut. Tanpa tahun

Simak selengkapnya disini. Klik https://muslim.or.id/19063-dzikir-dan-doa-mohon-perlindungan-dari-bahaya.html

Khutbah Jum’at mesjid Miftahul Khair

Mempererat hubungan keluarga

Ibu dan ayah, kakek dan nenek, saudara-saudara dan paman-paman, serta segenap sanak kerabat kita adalah orang-orang yang memiliki hak untuk kita berbuat baik kepada mereka. Merupakan kewajiban bagi kita menjalin hubungan persaudaraan dengan mereka.

Kita kunjungi mereka, kita bantu mereka. Kita bergaul dengan mereka secara baik. Kita juga berusaha membantu memperbaiki keadaan mereka dalam urusan yang berkaitan dengan dunia, lebih-lebih dalam urusan yang berkaitan dengan akhirat.

Menjalin hubungan kekerabatan merupakan bukti keimanan seseorang. Nabi shallallahu ‘alaihi wassallam bersabda, “Barang siapa beriman kepada Allah dan Hari Akhir, hendaknya dia menyambung hubungan kekerabatan (silaturahmi).” (Muttafaqun ‘alaih, dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu)

Nabi shallallahu ‘alaihi wassalam telah memberikan kabar gembira kepada kita dengan sabda beliau, “Barang siapa senang diluaskan rezekinya dan dipanjangkan umurnya, hendaknya dia menyambung hubungan kekerabatan (silaturahmi).” (Muttafaqun ‘alaih, dari Anas bin Malik radhiyallahu ‘anhu)

Allah subhanahu wa ta’ala telah menyebutkan keadaan orang-orang yang menyambung hubungan kekerabatan (silaturahmi), bahwasanya mereka adalah ulul albab, yaitu orang-orang yang berakal, dan balasan bagi mereka adalah surga. Allah berfirman,

وَٱلَّذِينَ يَصِلُونَ مَآ أَمَرَ ٱللَّهُ بِهِۦٓ أَن يُوصَلَ وَيَخۡشَوۡنَ رَبَّهُمۡ وَيَخَافُونَ سُوٓءَ ٱلۡحِسَابِ ٢١

“Dan orang-orang yang menghubungkan apa-apa yang diperintahkan oleh Allah supaya dihubungkan, dan mereka takut kepada Rabb mereka, dan takut kepada hisab yang buruk.” (ar-Ra’d: 21)

Al-Imam al-Qurthubi berkata dalam Tafsirnya, “Yang nampak (pada ayat ini, pent.) adalah tentang silaturahmi, dan ini adalah pendapat Qatadah dan kebanyakan ahli tafsir. Bersamaan dengan itu, maknanya mencakup seluruh bentuk ketaatan.”

Maka dari itu, jangan sampai kita lupa untuk bersilaturahmi dengan sanak saudara kita, terutama ayah dan ibu kita, walaupun sekadar lewat telepon atau surat kalau memang kita tidak memiliki kemampuan untuk mengunjungi mereka.

Assalamualaikum

Do’a mandi junub

Niat, Tata Cara, Adab Mandi Wajib (Mandi Besar) & Mandi Junub

® – Mandi besar atau kamar mandi wajib mandi yang diperlukan untuk menghilangkan hadats besar. Sebab-sebab mandi wajib beragam, mulai dari soal mandi besar, selesai menstruasi, hingga usai berhubungan seksi dan dikeluarkan air mani.

Mahbib dalam Niat, Cara, dan Adab Mandi Wajib atau Mandi Junub menjelaskan, yang disebut junub adalah kompilasi seseorang memecahkan salah satu dari dua hal.

Pertama, keluar mani dari alat kelamin laki-laki atau perempuan, baik karena mimpi basah, mempermainkannya, atau gairah yang ditimbulkan penglihatan atau pikiran. Kedua, jimak atau berhubungan seksi, meski tidak mengeluarkan mani.

Bagaimana tata cara mandi wajib yang benar?

Di kamar mandi besar seseorang wajib melakukan dua rukun. Pertama, niat. Yakni kesengajaan yang dijelaskan dalam hati.

Lafalisi mandi wajib

نَوَيْتُ الْغُسْلَ لِرَفْعِ اْلحَدَثِ اْلأَكْبَرِ مِنَ اْلِجنَابَةِ فَرْضًا لِلهِ تَعَالَى

“Aku bermaksud mandi untuk menghilangkan hadats besar dari janabah, fardhu karena Allah ta’ala.”

Adab dan tata cara mandi wajib / mandi besar

Imam al-Ghazali dalam Bidâyatul Hidâyah menjelaskan teknis adab mandi besar dengan cukup memeriksa mulai dari awal masuk kamar mandi hingga keluar lagi.

1. Ambilah air lalu basuhlah tangan terlebih dahulu hingga tiga kali.

2. Bersihkan segala kotoran atau najis yang masih menempel di badan.

3. Berwudu saat shalat termasuk doa-doanya. Lalu pungkasi dengan menyiram kedua kaki.

4. Mulailah mandi besar dengan mengguyur kepala sampai tiga kali – bersamaan dengan itu berniatlah menghilangkan hadats dari janabah.

5. Bagian tubuh sebelah kanan hingga tiga kali, kemudian bagian badan sebelah kiri juga hingga tiga kali.

Jangan lupa menggosok-gosok tubuh, depan atau belakang, sebanyak tiga kali; juga menyela-nyela rambut dan jenggot (bila punya). Dapatkan air mengalir ke lipatan-lipatan kulit dan pangkal rambut. Sebaiknya hindarkan tangan dari yang disetujui – kalaupun tersentuh, berwudhulah lagi.

Di antara seluruh praktik ini, yang wajib untuk niat, membersihkan najis (jika ada), dan menyiramkan udara ke seluruh badan. Selebihnya adalah sunnah muakkadah dengan keutamaan-keutamaan yang tak boleh diremehkan. Orang yang menolak kesunnahan ini, kata Imam al-Ghazali, merugi karena sejatinya amalan-amalan sunnah ini menambal kekurangan pada amalan fardhu.

Berikut daftar penyebab yang perlu kita wajibkan, dikutip dari NU Online .

1.Keluar sperma

Keluarnya sperma (mani) mewajibkan mandi baik dari laki-laki maupun perempuan.

2. Hubungan seksual (Persetubuhan)

Yang terkait hubungan seksi adalah masuknya hasyafah (kepala penis) ke dalam farji (lubang perdebatan) tentang memakai kondom atau tidak keluar sperma.

3. Terhenti keluarnya darah haidh

Haidh atau menstruasi adalah darah yang keluar dari wanita dalam normal, minimal sehari semalam (24 jam) dan maksimal lima belas hari. Sedang umum haidh keluar selama tujuh atau kumpulan hari

4. Terhenti keluarnya darah nifas

Nifas adalah darah yang keluar dari pertarungan wanita setelah melahirkan. Minimal nifas adalah waktu sebentar sedang maksimal adaah 60 hari. Selamat nifas berlangsung selama 40 hari. Meski haidh, wanita yang terpaksa nifas juga wajib mandi setelah darahnya berhenti

5. Melahirkan

Melahirkan normal termasuk hal yang diperlukan Mandi sementara yang masih berupa segumpal darah atau daging. Sedang proses persalinan melalui bedah cesar, maka ada perbedaan pendapat di antara ulama. Ada yang mengatakan harus tetap mandi dan ada yang mengatakan tidak.

6. Orang yang Meninggal

Orang yang meninggal wajib dimandikan selain orang yang meninggal dalam kondisi syahid dan selain korban keguguran atau aborsi yang belum tampak bentuknya seperti manusia yang masih berbentuk segumpal daging.

Assalamualaikum

Baca Doa Ini agar Terhindar dari Segala Keburukan dan Musibah

Baca Doa Ini agar Terhindar dari Segala Keburukan dan Musibah

[Bintang] Sambut 1 Muharram, Ini Bacaan Doa Awal Tahun

Setiap manusia tentu ingin terhindar dari segala keburukan yang bisa menjerumuskannya kepada kesesatan. Keburukan tersebut bisa mendatangkan kerugian bagi diri sendiri bahkan bisa juga menjauhkan kita dari rida Allah SWT.

Oleh karena itu, lindungilah diri kita dari berbagai keburukan yang menyesatkan dengan membaca doa yang kerap dibaca oleh sahabat Rasulullah Muhammad SAW, Abdullah bin Mas’ud RA berikut ini:

Allahumma fatiras samawati wal ardli, ‘alimal ghoibi wasy syahadati, fa inni a’hadu ilaika fi hadzihil hayatid dunya, innaka in takilni ila ‘amalin tuqoribuni minasy syarri wa tuba’iduni minal khoir, la atsiqu illa birahmatika, faj’al li ‘indaka ‘ahdan tuwaddiihi illa yaumal qiyamati, innaka la tukhliful mi’ad.

Artinya:

“Ya Allah, Pencipta langit dan bumi, Yang mengetahui semua yang gaib dan yang lahir, sesungguhnya saya berjanji kepada Engkau dalam kehidupan dunia ini, bahwa jikalau Engkau membiarkan diriku kepada amal perbuatan yang mendekatkan diriku kepada keburukan dan menjauhkan diriku dari kebaikan, sedangkan aku tidak percaya kepada siapa pun kecuali hanya kepada rahmat-Mu, maka jadikanlah bagiku di sisi Engkau suatu perjanjian yang Engkau akan tunaikan kepadaku kelak di hari kiamat. Sesungguhnya Engkau tidak akan menyalahi janji’.


Doa Terhindar dari Musibah

[Bintang] ilustrasi ibu sedang berdoa

Tak hanya keburukan, kita juga tentu ingin dijauhkan dari berbagai musibah dan marabahaya yang bisa merugikan. Berikut doa yang harus sering kita baca agar Allah menjauhkan kita dari mara bahaya dan musibah:

Bismillahilladzi laa yadhurru ma’asmihi syai’un fil ardhi wa la fis samaa’i wahuwas sami’ul alim.

“Dengan menyebut nama Allah yang bersama nama-Nya sesuatu itu tidak berbahaya di bumi dan di langit. Dan Dia Maha Mendengar lagi Mengetahui.”

Assalamualaikum ….

Keutamaan Silaturahmi

Menyambung tali silaturahmi bisa dilakukan kapan saja. Tapi momen silaturahmi biasanya sangat terasa kuat di hari lebaran. Lebaran menjadi salah satu hari baik untuk mengunjungi sanak saudara, kerabat, teman, dan para tetangga untuk menjalin kembali Hubungan persaudaraan.

Silaturahmi memiliki sejumlah keutamaan. Tak hanya dilakukan saat lebaran, dilakukan di luar lebaran pun berkahnya tetap luar bias. Menjalin dan menyambung kembali hubungan baik bisa melipatgandakan kebaikan dan keberkahan. Berikut lima keutamaan silaturahmi yang bisa kita dapatkan, langsung simak di sini ya.

1. Diluaskan Rezekinya dan Dipanjangkan Umurnya

“Barangsiapa yang ingin diluaskan rezekinya dan dipanjangkan umurnya, maka sambunglah tali silaturahmi” (HR. Bukhari – Muslim).

Dengan bersilaturahmi, kita bisa mendapat keutamaan untuk mendapatkan rezeki yang lebih luas. Mengunjungi anggota keluarga yang lebih tua dan dihormati bisa meningkatkan keharmonisan. Masih diberi kesempatan untuk bisa saling berkunjung dan mendoakan menjadi cara tersendiri untuk kita mensyukuri nikmat waktu dan usia yang masih kita miliki saat ini.

2. Menjaga Kerukunan

Memaafkan yang telah berlalu./Copyright shutterstock.com

Mungkin sebelumnya kita punya salah dan belum sempat meminta maaf. Maka, dengan bersilaturahmi kita bisa meluruskan keadaan. Menyelesaikan masalah yang ada, saling memaafkan, dan bisa kembali rukun hidup berdampingan. Pertengkaran dan perselisihan yang ada pun bisa dicari jalan keluarnya bersama melalui momen silaturahmi ini.

3. Kembali Terhubung dengan Allah SWT

Dalam hadist yang diriwayatkan dari Abu Hurairah ra ia berkata sesungguhnya Rasulullah saw bersabda: “Sesungguhnya Allah swt menciptakan makhluk, hingga apabila Dia selesai dari (menciptakan) mereka, rahim berdiri seraya berkata: ini adalah kedudukan orang yang berlindung dengan-Mu dari memutuskan. Dia berfirman: “Benar, apakah engkau ridha jika Aku menyambung orang yang menyambung engkau dan memutuskan orang yang memutuskan engkau?” Ia menjawab: iya. Dia berfirman: “Itulah untukmu.”

Menyambung tali silaturahmi dengan manusia bisa menjadi cara kita untuk kembali terhubung dengan Sang Pecipta. Memperlakukan manusia dengan baik juga jadi salah satu cara menjalankan perintah-Nya. Menjaga kerukunan dan perdamaian dengan sesama merupakan salah satu cara kita untuk bisa dekat dengan Allah SWT.

Assalamualaikum

Do’a mohon perlindungan dari godaan syetan

Doa Mohon Perlindungan dari Gangguan Setan

– Berikut adalah doa untuk mohon perlinduangan gangguan dan kejahatan setan dan jin;

أَعُوذُ بِكَلِمَاتِ اللَّهِ التَّامَّةِ اَلتِي لاَ يُجَاوِزُهُنَ بِرٌّ وَلاَ فَاجِرٌ مِنْ شَرِّ مَا خَلَقَ وَذَرَأَ وَبَرَأَ وَمِنْ شَرِّ مَا يَنْزِلُ مِنْ السَّمَاءِ وَمِنْ شَرِّ مَا يَعْرُجُ فِيهَا وَمِنْ شَرِّ فِتَنِ اللَّيْلِ وَالنَّهَارِ وَمِنْ شَرِّ كُلِّ طَارِقٍ إِلَّا طَارِقًا يَطْرُقُ بِخَيْرٍ يَا رَحْمَنُ

A’uzu bikalimatillahit tammatil lati la yujawizuhunna birrun wala fajirun min syarri ma kholaqa wa zaro-a wa baro-a wamin syarri ma yanzilu minas sama-i wamin syarri ma ya’ruju fihaa wamin syarri fitanil lail wan nahaari wamin syarri kulli thoriqin illa thoriqoy yathruqu bikhoirin ya rohman.

“Aku berlindung dengan tanda-tanda kekuasaan Allah yang Maha Sempurna, yang tidak melebihi batas antara kebaikan dan keburukan dari kejahatan apa yang telah Dia ciptakan, dari kejahatan apa-apa yang turun dan naik ke langit,  dari kejahatan apa-apa yang tumbuh dan keluar dari bumi, dari kejahatan ujian malam dan siang, dan dari kejahatan setiap yang berjalan kecuali dia berjalan membawa kebaikan, wahai  Maha Pengasih.”

Doa ini diriwayatkan oleh Imam Albaihaqi dan Imam Ahmad dalam kitab Musnadnya dengan sanad yang sahih, dan Ibnu Sunni.

Assalamualaikum

Ciri – ciri jalm taqwa

Lima Ciri Manusia Bertakwa



Ibadah puasa yang sedang kita jalani ini diperitahkan oleh Allah SWT di dalam firman-Nya QS al-Baqarah ayat 183, yang artinya, “Hai orang-orang yang beriman, yang diwawancarai atas kamu yang berpihak pada orangutan sebelum kamu agar kamu bisa bertaqwa. ”
 
Firman Allah terkandung makna ini sebagai ibadah puasa yang membentuk segepap pribadi muslim yang beriman dan bertaqwa. Betapa pentingnya nilai taqwa, dan taqwa merupakan bekal yang terbaik dalam kehidupan nyata di dunia dan sulit mendapatkan derajat taqwa. Manusia yang paling mulia derajatnya di sisi Allah SWT adalah orang yang paling rendah di antara mereka. 

Kategori umum kategori orang-orang bertakwa; Pertama, dalam melewati gemar menginfakkan harta bendanya di jalan Allah, baik dalam keadaan sempit maupun lapang.

Kedua, mampu mengendalikan serta menahan diri dari sifat amarah.

Ketiga, selalu mendukung pemaaf dan tidak pendendam kepada orang lain yang meminta salah.

Keempat, tatkala terjerumus atas perbuatan keji dan dosa atau menzalimi diri sendiri, ia segera mengingat kepada Allah, dan kemudian bertobat, beristighfar, memohon ampunan untuk-Nya untuk menemukan apa yang telah diperbuat dosa.

Kelima, secara sadar tidak pernah melakukan keji dan mungkar yang pernah dilakukan.

QS Ali Imran: 133-135 yang artinya: “Dan bersegeralah kamu untuk ampunan dari Tuhanmu dan ke surga yang luasnya di langit dan bumi yang disediakan untuk orang-orang yang bertaqwa, (yaitu ) orang-orang yang menginfakkan (hartanya), baik di waktu lapang maupun ketat, dan orang-orang yang menahan amarahnya dan memaafkan (kesalahan) orang, Allah SWT memilih orang-orang yang membantu kebajikan.

Dan (juga) orangutan yang meminta bantuan keji atau menganiaya diri sendiri, mereka ingat akan Allah, lalu memohon ampun terhadap dosa-dosa mereka dan siapa lagi yang bisa mengampuni dosa selain dari pada Allah? Dan mereka tidak menyelesaikan tindakan kejinya, sedang mereka tahu. ”  

Betapa manusia takwa ini, oleh karena itu ibadah puasa semoga dapat membangun sekaligus masyarakat kota Tangerang yang mengedepankan keluhuran ahlaq mulia, ditengah hiruk pikuknya serta gemerlapnya kehidupan Kota Megapolitan ini. Kota yang dihuni 1,5 juta jiwa dan 99 persen beragama Islam. Namun demikian Islam adalah agama rahmatan lil alamin yang sangat menghormati agama-agama lain hidup juga tumbuh berdampingan.

Kualitas puasa yang akan menciptakan orang-orang bermoral taqwa inilah yang sangat dibutukan di dalam membangun masyarakat yang baik. Ada banyak keuntungan yang akan diperoleh baik individu maupun kolektif terhadap kualitas nilai ketakwaan yang diberikan:

Pertama, mereka akan memperoleh al-Furqon, yaitu kemampuan untuk menentukan antara yang haq dan yang bathil, halal dan haram, dan segenap kesalahannya serta dosa-dosanya akan diampuni. Hal ini menjadi bagian dari perjuangan masing-masing agar meraih predikat taqwa tersebut.

Kedua, mereka akan mendapat jalan keluar dari segala ragam problema hidup yang dihadapinya, dan akan dianugrahkan rizki tanpa memfasilitasi serta dimudahkan segala urusannya.

Ketiga, segenap amalan-amalan shalehnya diterima oleh Allah SWT dan menjadi berat timbangannya dihari kiamat kelak, dengan mudah penghisabannya dan kelak menerima catatan-catatan amalnya yang baik. Coba kita renungkan firman Allah SWT dalam QS Az-Zalzalah: 7-8 yang artinya: “Barang siapa yang butuh bantuan seberat atompun, niscaya dia akan melihat (menerima) -Nya. Dan barang siapa yang berhasil mengalahkan seberat atompun, niscaya dia akan melihat (balasan) -Nya pula. ”

Keempat, Allah SWT akan memasukan ke surga, kekal di dalamnya serta hidup dalam keridhaan-Nya. Hal itu mengumumkan firman Allah SWT dalam surah Ali Imran: 15 yang artinya, “untuk orang-orang bertaqwa (kepada Allah), pada sisi Tuhan mereka surga yang mengalir di bawahnya sungai-sungai, mereka kekal di sana. Dan (mereka dikaruniai) isteri-isteri yang disucikan serta keridhaan Allah SWT. Dan Allah maha melihat akan hamba-hambanhya. “Jelaslah

kepada taqwa kepada Allah SWT akan dapat kita raih kemulian hidup serta memberikan di dunia. Melalui ibadah Shaum / puasa yang selama penuh kita tunaikan semoga dapat membentuk pribadi yang baik dan yang lebih penting adalah daqpat meningkatkan kualitas keimanan dan ketaqwaan untuk-Nya.

Nilai takwa ini akan sangat dibutuhkan dan bahkan menjadi modal sosial di dalam bangunan peradaban masyarakat Kota Tangerang yang multi kultur, dengan berbagai komplesitas kota terus dihadang, hanya orang-orang yng yang memiliki kualitas taqwa yang dapat bertahan dan dapat dimanifestasikan ke dalam tata laku kita sehari-hari. Akan memberikan nilai positif bagi kehidupan sosial yang lebih luas.
 
Sebaliknya yang dituturkan Rasulullah SAW itu jihad yang paling besar adalah jihad melawan hawa nafsu. Semoga kita ditakdirkan oleh Allah SWT ke dalam golongan orang-orang yang selalu taat dan patuh terhadap perintah-Nya.

Assalamualaikum …

Meskipun Utang Sebesar Gunung, Amalkan Doa Ini.. InsyaAllah

FAJAR.CO.ID –– Pernahkah anda mendengar cerita tentang sahabat Nabi Muhammad SAW yang terjerat hutang dengan kaum Yahudi? Ya, adalah sahabat Muaz bin Jabal. Dia pernah ditahan selama berhari-hari oleh kaum Yahudi karena Muaz berhutang kepada mereka. Setelah Muaz bercerita pada Rasulullah, kemudian sang Rasul berkata “Aku ajarkan kepadamu dua potong ayat. Jika engkau mau mengamalkannya, Allah akan meluaskan rezekimu untuk melunasi semua utangmu, walaupun utangmu sebesar gunung banyaknya.”

Doa melunasi hutang dengan cepat tidak semata-mata dapat menurunkan uang begitu saja dari langit. Doa ini sebenarnya adalah pelancar rezeki dimana anda yang rajin dan istiqomah mengamalkan doa ini insya Allah berapapun hutang anda dalam waktu dekat dapat membayarnya. Hal ini karena rezeki anda akan dilancarkan oleh Allah SWT dari mana saja datangnya, dari pintu mana saja. Sehingga anda mampu membayar hutang anda, meski sedikit demi sedikit. Nah berikut adalah doa melunasi hutang tersebut.

Doa Melunasi Hutang

QULI ALLAAHUMMA MAALIKA ALMULKI TU’TII AL MULKA MAN TASYAAU WATANZI’U ALMULKA MIMMAN TASYAAU WATU’IZZU MAN TASYAAU WATUDZILLU MAN TASYAAU BIYADIKA ALKHAYRU INNAKA ‘ALAA KULLI SYAY-IN QADIIRUN

ARTINYA :

Katakanlah: “Wahai Tuhan Yang mempunyai kerajaan, Engkau berikan kerajaan kepada orang yang Engkau kehendaki dan Engkau cabut kerajaan dari orang yang Engkau kehendaki. Engkau muliakan orang yang Engkau kehendaki dan Engkau hinakan orang yang Engkau kehendaki. Di tangan Engkaulah segala kebajikan. Sesungguhnya Engkau Maha Kuasa atas segala sesuatu”.

Doa Melunasi Hutang II

LATINNYA :

TUULIJU ALLAYLA FII ALNNAHAARI WATUULIJU ALNNAHAARA FII ALLAYLI WATUKHRIJU ALHAYYA MINA ALMAYYITI WATUKHRIJU ALMAYYITA MINA ALHAYYI WATARZUQU MAN TASYAAU BIGHAYRI HISAABIN

ARTINYA :

Engkau masukkan malam ke dalam siang dan Engkau masukkan siang ke dalam malam. Engkau keluarkan yang hidup dari yang mati, dan Engkau keluarkan yang mati dari yang hidup. Dan Engkau beri rezki siapa yang Engkau kehendaki tanpa hisab (batas).

Bacalah dengan khusyuk doa melunasi hutang diatas setelah solat lima waktu. Bacalah masing-masing sebanyak 3 kali.
Di malam hari, lakukanlah solat hajat 2 rakaat. Niatkan hajat anda supaya cepat melunasi hutang yang anda miliki. Mintalah pada Allah dengan setulus hati penuh rasa rendah hati dan tawadhu’ Setelah salam, bacalah doa diatas sebanyak masing-masing 11 kali.
Tutuplah dengan membaca surat Al Fatihah sebanyak 3 kali saja.

Lakukan secara istiqomah amalan ini selama 40 hari tanpa henti maka insya Allah hutang anda akan cepat dapat dilunasi dan anda pun bisa lancar rezekinya. Amin. imbangilah dengan usaha nyata sebagaimana mestinya seperti mau bekerja apa saja yang penting halal, bekerja dengan giat tanpa kenal lelah. Bersemangatlah dalam menjalani hidup meski anda banyak hutang. Yakinlah bahwa semua permasalahan pasti ada jalan keluarnya. Barakallah. 

Assalamualaikum temen temen sayah

Kisah nyata

KISAH NYATA
Ada seorang gadis menyewa rumah, bersebelahan dgn kontrakan rumah seorang ibu miskin dgn 2 anak, suatu mlm tiba2 listrik padam, dgn bantuan cahaya handphone gadis itu ke dapur mau mengambil lilin, tiba2 ada yg mengetuk pintu….
Ternyata seorang anak miskin yg di sebelah rumahnya!!!
Anak itu bertanya dgn risau: ” kk ada lilin tdk….???”
gadis itu berfikir. Di benaknya dia tertanam kata” JANGAN PINJAMKAN” nanti jadi kebiasaan untuk terus2an meminta.
Maka si gadis menjawab: “TIDAK ADA”!!!!
Lalu si anak miskin berkata riang,..
Saya sudah duga kk tdk ada lilin, ini ada 2 lilin saya bawakan untuk kk, kami khawatir karena kk tinggal sendirian dn tdk ada lilin.”
Si gadis merasa bersalah, dlm linangan air mata, dia memeluk anak kecil itu erat2 ……….!!!!?
Jgn menilai keburukan orng lain hanya karena mereka kelihatan MISKIN/TIDAK MAMPU???
……INGATTTT…..!!!
Kekayaan tdk bergantung seberapa banyak yg kita PUNYA, tetapi seberapa kita MAMPU untuk BERBAGI kepada mereka yg TIDAK MAMPU.
Miskin bukan berarti tidak PUNYA APA APA dn KAYA bukan berarti PUNYA SEGALANYA.
Mungkin hari ini kita diatas tanah, tapi esok lusa tanah pasti di atas kita,
Hidup hanya sekali……jadi buat apa kita menyombongkn diri…..!
Ya Allah…
😊✔ Muliakanlah orang yang membaca status ini
😊✔ Lapangkanlah hatinya
😊✔ Bahagiakanlah keluarganya
😊✔ Luaskan rezekinya seluas lautan
😊✔ Mudahkan segala urusannya
😊✔ Kabulkan cita-citanya
😊✔ Jauhkan dari segala Bala & Musibah
😊✔ Jauhkan dari segala Penyakit, Fitnah, Prasangka Keji, Berkata Kasar, dan Mungkar
😊✔ Dan semoga yg membagikan status ini rezekinya melimpah aamiin..
➡Jangan lupa bersyukur 😊✔✔

Silahkan bagikan supaya semakin banyak org yg bersyukur dan jgn lupa silaturahmi 🆗👍☺☺

Assalamualaikum

Mohon di lapangkan Rizki

Doa Pembuka 12 Pintu Rezeki yang Mustajab

Sebagai manusia, kita pasti mengharapkan banyak rezeki dari Allah. Bentuk rezeki yang kita harapkan pun beragam, bisa berupa materi atau non-materi. Rezeki terdiri dari materi bisa seperti uang yang banyak, jumlah yang banyak, hingga jumlah yang lebih tinggi. Sementara itu, rezeki yang bukan materi contohnya adalah kesehatan, keselamatan, dan kebahagiaan.

Namun, sebagai seorang muslim, jangan lupa untuk mengutamakan keberkahan atas setiap rezeki yang kita terima. Mengharap keberkahan rezeki berarti kita tidak hanya berharap rezeki bermanfaat untuk dunia, tetapi juga bermanfaat untuk akhirat kita. Oleh karena itu, kita diminta untuk memperhatikan cara kita mencari rezeki, baik dengan bekerja maupun berdoa.

Sesungguhnya setiap manusia telah disetujui rezekinya oleh Allah. Besar atau kecilnya rezeki yang kita terima adalah kehendak Allah untuk kita, pasti dengan hikmah dan kebaikan di baliknya. Maka, ingatlah besar atau kecilnya rezeki yang kita terima, kita wajib untuk mensyukurinya karena yang terbaik untuk kita.

Kita, manusia yang memiliki pengetahuan terbatas, tidak akan pernah tahu sebesar apa rezeki yang akan Allah berikan untuk kita. Maka, selain kita harus berusaha seoptimal mungkin dalam mencari rezeki, kita juga harus berdoa untuk memohon keberkahan rezeki yang akan kita terima. Dua hal ini hanya-mata untuk mengharap ridho Allah untuk setiap rezeki yang kita terima.

12 Pintu Rezeki dari Allah SWT

Ada 12 pintu rezeki yang selalu kita harapkan keberkahannya. 12 pintu-pintu rezeki itu sebagai berikut:

  1. Rezeki yang telah disetujui – Dalam surat Huud ayat 6,, “Dan tidak ada satu pun yang bergerak, (bernyawa) di bumi yang dilengkapi semuanya dipersiapkan Allah rezekinya. Dia tahu tempat kediamannya dan tempat penyimpanannya. Semuanya (tertulis) dalam Kitab yang nyata (Lauh Mahfuz) ” .
  2. Rezeki karena usaha – Surat Najm ayat 39 mengutip, “Dan manusia hanya menerima apa yang telah diusahakannya” . (Baca juga:  Hukum Bekerja Dalam Islam )
  3. Rezeki karena bersyukur – Allah berfirman dalam surat Ibrahim ayat 7, “Dan (ingatlah) kompilasi Tuhanmu memaklumkan, ‘Sesungguhnya jika kamu bersyukur, niscaya Aku akan menambah (nikmat) kamu, jika kamu mengingkari (nikmat-Ku), maka pasti azab- Ku sangat berat ‘”. (Baca juga:  Cara Mensyukuri Nikmat Allah SWT )
  4. Rezeki yang tak terduga – di dalam Al Quran surat di Thalaq ayat 2 menyetujui di akhir ayat, “… Barang siapa bertakwa kepada Allah niscaya Dia akan membukakan jalan keluar meminta”.
  5. Rezeki karena istighfar – terdapat perintah dalam Al Quran untuk senantiasa beristighfar memohon ampun pada Allah. Hal ini ada pada surat Nuh ayat 10 hingga 11, “maka aku berkata (kepada mereka), ‘Mohonlah ampunan kepada Tuhanmu, sungguh, Dia Maha Pengampun, niscaya Dia akan menurunkan hujan yang lebat dari langit kepadamu’”.
  6. Rezeki karena menikah – dalam surat An Nuur ayat 32, “Dan nikahkanlah orang-orang yang masih membujang di antara kamu, dan juga orang-orang yang layak (menikah) dari hamba-hamba sahayamu yang laki-laki dan perempuan. Jika mereka miskin, Allah akan memberi kemampuan kepada mereka dengan karunia-Nya. Dan Allah Mahaluas (pemberian-Nya), Maha Mengetahui”. (Baca juga: Doa Agar Cepat Menikah)
  7. Rezeki karena Anak – terdapat larangan untuk membunuh anak, bahkan jika dia orang miskin yang khawatir tidak bisa memenuhi kebutuhan anak-anaknya. Hal ini disebutkan dalam surat Al Isra’ ayat 31, “Dan janganlah kamu membunuh anak-anakmu karena takut miskin. Kamilah yang memberi rezeki kepada mereka dan kepadamu. Membunuh mereka itu sungguh suatu dosa yang besar”.
  8. Rezeki karena sedekah – karena Allah telah menjanjikan ganjaran yang baik kepada setiap orang yang bersedekah, seperti yang ada dalam surat Al Baqarah ayat 245, “Barang siapa meminjami Allah dengan pinjaman yang baik, maka Allah melipatgandakan ganti kepadanya dengan banyak. Allah menahan dan melapangkan (rezeki) dan kepada-Nyalah kamu dikembalikan”. (Baca juga: Sedekah Dalam IslamKeutamaan Sedekah di Hari Jumat)

Selain 8 pintu rezeki di atas, 4 pintu rezeki lainnya adalah rezeki karena kita rajin bersilaturahmi, rezeki karena senantiasa beriman dan bertakwa, rezeki karena mengorbankan diri, harta dan waktu untuk urusan agama, serta rezeki karena selalu membaca al Quran, membaca surat Al Waqiah dan sholat dhuha secara istiqomah. 12 pintu rezeki tersebut bisa didapat oleh semua orang, tidak memandang status dan golongan orang tersebut.

Baca juga:

Oleh karena itu, jika kita ingin mendapatkan rezeki yang lancar, hendaknya kita mencoba untuk membuka 12 pintu rezeki tersebut dengan mengamalkan setiap sebab yang menjadikan pintu rezeki tersebut terbuka. Seiring dengan usaha membuka pintu-pintu rezeki itu, kita juga harus senantiasa berdoa untuk merayu Allah dan melengkapkan ikhtiar kita. Karena tidak ada rezeki yang kita dapat kecuali karena kehendak Allah semata.

Berikut ini adalah doa pembuka 12 pintu rezeki yang bisa kita amalkan setiap hari sebagai salah satu bentuk usaha kita dalam mencari rezeki yang halal dan berkah:

  1. Doa Pembuka 12 Pintu Rezeki

Sebaiknya, kita mulai untuk membiasakan diri untuk sholat tahajud dan sholat witir karena Allah di waktu sepertiga malam merupakan waktu yang mustajab untuk berdoa. Setelah sholat, bacalah dzikir dan sholawat, kemudian bacalah, “Allahummaf tahlii abwaabal khoiri, wa abwaaba sholaamati, wa abwaabas shihati, wa abwaaban nia’mati, wa abwaaba barokhati, wa abwaabal quwwati, wa abwaabal, mawaddathi, wa abwaabar rohmati, wa abwaabar rizqi, wa abwaabal ‘ilmi, wa abwaabal maghfirothi, wa abwaabal jannati, yaa arhamarroohimiin”.

Arti dari doa di atas adalah “Ya Allah, bukakanlah untukku pintu-pintu kebaikan, pintu-pintu keselamatan, pintu-pintu kesehatan, pintu-pintu nikmat, pintu-pintu keberkatan, pintu-pintu kekuatan, pintu-pintu cinta sejati, pintu-pintu kasih sayang, pintu-pintu rezeki, pintu-pintu ilmu, pintu-pintu ampunan dan pintu-pintu surga. Ya Allah yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang”. (Baca juga: Dzikir Pembuka Rezeki)

  1. Doa Memohon Rezeki yang Halal dan Berkah

Selain memohon untuk dibukakan pintu rezeki, kita hendaknya juga memohon agar rezeki yang kita terima adalah rezeki yang halal dan berkah. Bagaimanapun, kehalalan dan keberkahan rezeki adalah yang utama. Inilah yang seharusnya menjadi tujuan mencari rezeki seorang muslim, bukan dari banyak atau jumlah rezeki yang didapat. (Baca juga: Fadhilah Surat Al Waqiah)

Untuk memohon rezeki yang halal dan berkah, bacalah doa berikut:

Allahumma innii as aluka an tarzuqanii rizqan halaalan waasi’an thayyiban min ghairita’abin wala masyaqqatin walaa dhoirin wa laa nashabin innaka ‘alaa kulli syai in qadiir”.

Doa di atas memiliki arti: “Ya Allah, aku minta pada Engkau akan pemberian rezeki yang halal, luas, baik tidak tanpa repot dan juga tanpa kemelaratan dan tanpa keberatan, sesungguhnya Engkau kuasa atas segala sesuatu”.

  1. Doa memohon rezeki yang melimpah

Nabi Sulaiman adalah nabi yang oleh Allah dikaruniai rezeki yang berlimpah berupa harta kekayaan yang luar biasa banyak dan kerajaan yang besar serta agung. Semua ini tidak lepas dari doa Nabi Sulaiman yang dikabulkan oleh Allah. Doa ini tercantum dalam surat Shaad ayat 35, yang berbunyi, “Rabbighfirlii wahablii mulkan laa yanbaghii li-ahadin min ba’dii, innaka antalwahhaab”. Doa tersebut memiliki arti, “Ya Tuhanku, ampunilah aku dan anugerahkanlah kepadaku kerajaan yang tidak dimiliki oleh siapa pun setelahku. Sungguh, Engkaulah Yang Maha Pemberi”. (Baca juga: Cara Cepat Kaya Menurut Islam)

  1. Doa untuk menarik rezeki dari segala penjuru

Kita dianjurkan untuk segera berzikir setiap selesai sholat fardhu. Selain itu, kita juga diperbolehkan untuk berdoa memohon terpenuhinya hajat kita dengan bantuan Allah. Demikian juga, kita bisa berdoa memohon rezeki dari segala penjuru, dengan membaca doa “Wahai Allah limpahkanlah rahmat atas junjungan kita Nabi Muhammad sebanyak aneka rupa rezeki. Wahai Dzat yang Maha Meluaskan rezeki kepada orang yang dikehendaki-Nya tanpa hisab. Luaskanlah dan banyakkanlah rezekiku dari segenap setiap penjuru dari perbendaharaan rezeki-Mu tanpa pemberian dari makhluk, berkat kemurahan-Mu juga. Dan, limpahkanlah pula rahmat dan salam atas dan para sahabat beliau”. Kita bisa membaca doa ini sebanyak 7 kali setiap selesai sholat fardhu. (Baca juga: Fadhilah Sholawat)

Selain membaca doa-doa di atas, sebaiknya kita mulai melakukan amalan-amalan sunah setiap hari seperti sholat dhuha 4 rakaat dengan dua kali salam. Allah berjanji akan mencukupkan diri orang yang melakukan sholat sunah dhuha pada hari itu. Selain itu, dengan mengamalkan sunah, akan bertambah juga timbangan amal sholeh kita dan diharapkan bisa menggugurkan dosa-dosa kita. Tidak hanya itu, senantiasalah beristighfar dan memohon ampunan dari Allah. Karena dosa bisa menjadi penghalang datangnya rezeki kepada kita. (Baca juga: Amalan Istighfar)

Dalam Islam, terdapat hubungan antara manusia dan manusia yang disebut dengan hablum minannas. Hubungan ini harus dijaga karena manusia sejatinya…2 weeks ago

78

Rancang situs seperti ini dengan WordPress.com
Mulai