Do’a saat mau mampir ke suatu tempat

Radhiyallahu ‘Anha berkata: Aku mendengar Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wasallam  bersabda:

مَنْ نَزَلَ مَنْزِلًا ثُمَّ قَالَ أَعُوذُ بِكَلِمَاتِ اللَّهِ التَّامَّاتِ مِنْ شَرِّ مَا خَلَقَ لَمْ يَضُرَّهُ شَيْءٌ حَتَّى يَرْتَحِلَ مِنْ مَنْزِلِهِ ذَلِكَ

Siapa yang singgah di suatu tempat, lalu ia membaca: A’udzu Bikalimaatillaahit Taammaati min Syarri Maa Khalaq (Aku berlindung dengan kalimat-kalimat Allah yang sempurna dari kejahatan makhluk yang diciptakan-Nya)maka tak ada sesuatupun yang membahayakannya sehingga ia beranjak dari tempatnya tersebut.” (HR. Muslim)

Keterangan

Kebiasaan bangsa Arab Jahiliyah, apabila mereka melewati suatu lembah atau tempat yang menyeramkan maka mereka berlindung kepada raja jin di tempat tersebut agar melindungi mereka dari gangguan jin atau hewan yang ingin mencelakakan mereka. Sebagaimana mereka, apabila datang ke negeri musuh lalu mereka meminta perlindungan kepada pembesar negeri tersebut dan di bawah jaminannya.

Maka saat jin melihat para manusia tersebut meminta perlindungan kepada mereka karena takutnya, maka jin tersebut semakin menakut-nakuti mereka sehingga para manusia tersebut terus-menerus meminta perlindungan. Sehingga jin tersebut menambah kesesatan dan dosa, karena mereka terus-menerus melakukan kesyirikan dan kemungkaran yang diperintahkannya.

Allah Ta’ala berfirman,

وَأَنَّهُ كَانَ رِجَالٌ مِنَ الْإِنْسِ يَعُوذُونَ بِرِجَالٍ مِنَ الْجِنِّ فَزَادُوهُمْ رَهَقًا

Dan sesungguhnya ada beberapa orang laki-laki dari kalangan manusia yang meminta perlindungan kepada beberapa  laki-laki dari jin, tetapi mereka (jin) menjadikan mereka (manusia) bertambah sesat.” (QS. Al-Jin: 6)

Para ulama telah sepakat bahwa perbuatan semacam ini, yaitu isti’adzah (memohon perlindungan) kepada selain Allah adalah tidak boleh, bahkan termasuk bagian kesyirikan.

Mula Ali al-Qari al-Hanafi berkata, “Tidak boleh memohon perlindungan kepada jin. Karena Allah Subhanahu wa Ta’ala telah mencela orang-orang kafir atas perbuatan tersebut.” Kemudian beliau rahimahullah menyebutkan firman Allah Ta’ala:

وَيَوْمَ يَحْشُرُهُمْ جَمِيعًا يَا مَعْشَرَ الْجِنِّ قَدِ اسْتَكْثَرْتُمْ مِنَ الْإِنْسِ وَقَالَ أَوْلِيَاؤُهُمْ مِنَ الْإِنْسِ رَبَّنَا اسْتَمْتَعَ بَعْضُنَا بِبَعْضٍ وَبَلَغْنَا أَجَلَنَا الَّذِي أَجَّلْتَ لَنَا قَالَ النَّارُ مَثْوَاكُمْ خَالِدِينَ فِيهَا إِلَّا مَا شَاءَ اللَّهُ إِنَّ رَبَّكَ حَكِيمٌ عَلِيمٌ

Dan pada suatu hari saat Allah mengumpulkan mereka semua (dan berfirman): “Wahai golongan jin! Kamu telah benyak menyesatkan manusia.” Dan kawan-kawan mereka dari golongan manusia berkata, “Ya Tuhan kami, sesungguhnya kami telah saling mendapatkan kesenangan. Dan sekarang waktu yang telah Engkau tentukan kepada kami telah  datang.” Allah berfirman, “Nerakalah tempat kamu selama-lamanya, kecuali jika Allah menghendaki lain.” Sungguh Tuhanmu Mahabijaksana, Mahamengetahui.” (QS. Al-An’am: 128)

Kesenangan yang didapatkan manusia dari jin berupa dituruti keinginannya, dikerjaka apa yang disuruhnya, dan diberitahu dari sebagian kabar ghaib. Sementara kesenangan yang didapatkan jin, manusia mengagungkannya, meminta perlindungan kepadanya, dan tunduk terhadap titahnya. (Diringkas dari Fathul Majid: 196)

Pelajaran dari kisah tersebut, bahwa diperohnya manfaat duniawi berupa dihindarkan dari keburukan atau mendapatkan keuntungan tidak menunjukkan bahwa itu bukan syirik.

Memohon perlindungan kepada jin (sering dikatakan orang: penguasa tempat tersebut) saat mampir ke suatu tempat tidak hanya ada pada zaman jahiliyah. Di zaman modern ini pun masih banyak yang melakukannya, seperti memohon perlingdungan kepada Nyi Roro kidul (banyak orang menyebutnya sebagai penguasa laut selatan, padahal semua belahan bumi adalah milik Allah dan Dia penguasa segalanya) saat melaut dengan melarung sesajen. Sering juga terjadi saat berkemah, para peserta meminta izin kepada penguasa tempat yang digunakan berkemah agar tidak diganggu. Begitu juga saat bepergian dan singgah di suatu tempat, ada juga yang permisi atau minta dilindungi kepada jin penguasa tempat tersebut. Sesungguhnya semua ini termasuk bentuk kesyirikan dan dapat membatalkan iman pelakunya.

. . . diperohnya manfaat duniawi berupa dihindarkan dari keburukan atau mendapatkan keuntungan tidak menunjukkan bahwa itu bukan syirik.

Tuntunan Syar’i Dalam Memohon Perlindungan

Ketika seorang muslim singgah di satu tempat atau menempati rumah baru dan berharap tidak mendapatkan gangguan atau kejahatan dari jin, kalajengking, ular dan makhluk Allah lainnya yang mempunyai potensi jahat, maka ia dianjurkan untuk berlindung kepada pencipta mereka semua, yaitu Allah Ta’ala. Salah satunya dengan membaca doa yang diajarkan Rasulullah  Shallallahu ‘Alaihi Wasallam.

مَنْ نَزَلَ مَنْزِلًا ثُمَّ قَالَ أَعُوذُ بِكَلِمَاتِ اللَّهِ التَّامَّاتِ مِنْ شَرِّ مَا خَلَقَ لَمْ يَضُرَّهُ شَيْءٌ حَتَّى يَرْتَحِلَ مِنْ مَنْزِلِهِ ذَلِكَ

Siapa yang singgah di suatu tempat, lalu ia membaca: A’udzu Bikalimaatillaahit Taammaati min Syarri Maa Khalaq (Aku berlindung dengan kalimat-kalimat Allah yang sempurna dari kejahatan makhluk yang diciptakan-Nya), maka tak ada sesuatupun yang membahayakannya sehingga ia beranjak dari tempatnya tersebut.” (HR. Muslim)

Jika orang-orang jahiliyah saat singgah di satu tempat mereka berlindung kepada jin-jin penguasa tempat tersebut, maka syariat datang dengan memerintahkan kepada kaum muslimin agar berlindung kepada Allah dengan menyebut nama-nama Allah dan sifat-sifat-Nya.

Keterangan

1. Siapa yang singgah di satu tempat, memiliki dua makna: Pertama, singgah untuk selamanya. Kedua, singgah untuk mampir (sebentar). Alasannya: karena lafadz manzilan, adalah nakirah dalam bentuk syarat yang memiliki faidah umum. Tinggalnya tidak mesti sebentar, bisa juga tinggal untuk waktu lama atau selamanya seperti menempati rumah baru.

2. Kalinat-kalimat Allah yang sempurna, maksudnya: Al-Qur’an. Dan Al-Qur’an merupakan kalam Allah yang menjadi bagian dari sifat-sifat-Nya. Dan sifat Allah bukanlah makhluk. Karena beristi’adzah kepada makhluk tidak boleh.

Syaikhul Islam rahimahullah berkata, “Para imam  seperti Ahmad dan lainnya telah menetapkan, tidak boleh beristi’adzah kepada makhluk. Dan inilah di antara yang mereka jadikan dalil bahwa kalam Allah bukan makhluk. Mereka berkata: karena telah ada ketetapan dari Nabi Shallallahu ‘Alaihi Wasallam, beliau beristi’adzah (memohon perlindungan) dengan kalimat-kalimat Allah dan memerintahkan hal itu. Karenanya, para ulama melarang jimat-jimat dan jampi-jampi yang tidak diketahui maknanya,khawatir kalau di dalamnya terdapat kesyirikan.” (Lihat: Fathul Majid, Abdurrahman bin Hasan Alu Syaikh, hal: 198)

3. Min Syarri Maa Khalaq, maknanya: dari keburukan semua makhluk yang memiliki potensi buruk/jahat. Seperti manusia, jin, hewan, angin, petir, dan segala macam bentuk bencana dunia dan akhriat. Karena ada makhluk yang tidak memiliki potensi buruk/jahat, yaitu malaikat, para nabi, dan surga.

Manfaat Doa

Siapa yang membaca doa ini dengan benar, maka ia akan terlindungi dari berbagai gangguan, keburukan, dan kejahatan (seperti sakit atau pengaruh buruk) yang ditimbulkan oleh makhluk yang memiliki keburukan dan potensi jahat, seperti jin, manusia, dan selainnya, baik yang nampak atau tersembunyi sehingga ia meninggalkan termpat tersebut. Seperti sabda Nabi Shallallahu ‘Alaihi Wasallam, “Maka tak ada sesuatupun yang membahayakannya sehingga ia beranjak dari tempatnya tersebut.

Imam al-Qurthubi telah memberikan kesaksian atas doa ini. Beliau telah membuktikannya dan biasa mempraktekkannya, sehingga pada suatu malam beliau lupa membacanya saat memasuki rumahnya sehingga beliau tersengat kalajengking. Lalu beliau berkata, “Maka aku berpikir (merenung), ternyata aku telah lupa berta’awudz (berlindung)  dengan kalimat-kalimat tersebut.”

Sudah Membaca, Masih Juga Tidak Aman

Ini persoalan yang terkadang terjadi, orang sudah membacanya namun masih juga tersengat binatang, diganggu jin, atau kecurian. Apanya yang salah? Apa doanya tidak mujarab? Ataukah yang mengabarkan berdusta?

Seorang muslim wajib mengimani, apa yang diberitakan Nabi Shallallahu ‘Alaihi Wasallam adalah benar, dan apa yang beliau perintahkan pasti membawa manfaat. Beliau tidak berdusta dan tidak mengarang-ngarang sendiri dalam memberikan tuntutan. Semua itu berasal dari wahyu yang beliau terima dari Rabbnya dan Tuhan kita semua.

Allah Ta’ala berfirman,

وَمَا يَنْطِقُ عَنِ الْهَوَى  إِنْ هُوَ إِلَّا وَحْيٌ يُوحَى  

 “Dan tidaklah yang diucapkannya itu menurut hawa nafsunya. Dia itu tidak lain adalah wayu yang diberikan kepadanya.” (QS. Al-Najm: 3-4)

Jika seseorang melakukan sebab syar’i (doa ini) yang diajarkan Nabi, lalu tidak didapatkan manfaatnya, maka itu bukan karena doanya yang ada cacat, salah atau tidak benar. Tetapi karena adanya mawani’ (penghalang) dari dikabulkannya doa tersebut. Misalnya, membacakan surat Al-Fatihah atas orang sakit akan menjadi obat. Namun ada orang yang membacanya, tapi tidak menyembuhkan. Maka itu bukan karena al-Fatihahnya yang tidak mujarab, tapi karena adanya mawani’ antara sebab dan pengaruhnya. Misal lain, orang yang membaca doa ketika akan berjima’ maka syetan tidak akan bisa menimpakan gangguan pada anak tersebut. Namun, ada orang yang sudah membacanya, tapi anaknya tetap diganggu syetan. Maka hal itu bukan karena doanya tidak mujarab, tapi karena adanya mawani’ yang menghalangi terkabulnya manfaat. Maka hendaknya orang tadi mengintrospeksi diri dan mencari tahu apa yang menghalangi dari terkabulnya doa perlindungan yang dibacanya tersebut. Mungkin, karena makanan yang tidak halal, banyaknya kemaksiatan yang dikerjakan, atau mungkin masih ada durhaka kepada orang tua. Wallahu Ta’ala A’lam

Jangan berbaring ketika adzan

Jangan berbaring ketika adzan nanti jenazah kita berat. Dan, jangan berbicara ketika adzan, nanti kita tidak dapat mengucap ketika hendak meninggal dunia.
Rasulullah bersabda “Sebarkan walaupun sepotong daripada ayatku”
.
Jangan takut dibilang alay/spam. Kalau soal agama penting!
.
Kamu islam? BACA!!!
.
Luangkan waktu hanya 2 menit aja buat bacanya :
.
Nasihat Kubur:
1) Aku adalah tempat yg paling gelap di antara yg gelap, maka terangilah aku dengan TAHAJUD
.
2) Aku adalah tempat yang paling sempit, maka luaskanlah aku dengan ber SILATURAHMI.
.
3) Aku adalah tempat yang paling sepi maka ramaikanlah aku dengan perbanyak baca AL-QUR’AN.
.
4) Aku adalah tempatnya binatang2 yang menjijikan maka racunilah ia dengan Amal SHODAQOH,
.
5) Aku yg menjepitmu hingga hancur bilamana tidak Shalat, bebaskan jepitan itu dg SHALAT
.
6) Aku adalah tempat utk merendammu dg cairan yg sangat amat sakit, bebaskan rendaman itu dg PUASA..
.
7) Aku adalah tempat Munkar & Nakir bertanya, maka Persiapkanlah jawabanmu dengan Perbanyak mengucapkan Kalimat “LAILAHAILALLAH”…
.
saat kamu membawa Al-Qur’an, setan biasa2 saja.
Saat kamu membukanya, syaitan mulai curiga.
Saat kamu membacanya, ia gelisah.
Saat kamu mmahaminya, ia kejang2.
Saat kamu mengamalkan Al-Qur’an dlm kehidupan shari-hari, ia stroke.
Trus n trus baca & amalkan agar syaitan stroke total, jantungan dan hancur !!
Ketika anda ingin menyebarkan pesan ini, lagi2 syaitan pun mencegahnya.
.
SYETAN TERUS BISIKIN >=)
“UDAAAAHLAAH,, GAK USAH DI SEBARIN, ga penting kok, BUANG2 WAKTU aja, gak akan di baca ko”…
.
SEKECIL apapun amal ibadah, AllahSWT menghargainya PULUHAN kali lipat…
Smga kita smua trmasuk dlm golongan org2 yang brtaqwa,, aamiin ya ALLAH
.
LIKE FANS PAGE OFFCIAL Ustadz Wijayanto

https://www.facebook.com/UstadzWijayant0/

Assalamu’alaikum …

DOA MASUK KAMPUNG ATAU KOTA

MASUK KAMPUNG

Apabila masuk suatu kota atau desa hendaknya orang yang sedang bersafar mengucapkan do’a :

اَللَّهُمَّ رَبَّ السَّماَوَاتِ السَّبْعِ وَمَا أَظْلَلْنَ ، وَرَبَّ الأَرْضِيْنَ السَّبْعِ

 وَمَا أَقْلَلْنَ وَرَبَّ الشَّيَاطِيْنِ وَمَا أَظْلَلْنَ وَرَبَّ الرِّيَاحِ وَمَا ذَرَيْنَ

 أَسْأَلُكَ خَيْرَهَذِهِ القَرْيَةِ ، وَخَيْرَ أَهْلِهَا ، وَخَيْرَ مَا فِيْهَا

 وَأَعُوْذُ بِكَ مِنْ شَرِّ هَا ، وَشَرِّ أَهْلِهَا وَشَرِّ ماَ فِيْهَا

(ALLAHUMMA ROBBAS SAMAAWAATIS SAB’I WA MAA ADZLALNA,

WA ROBBAL ARDHIINAS SAB’I WA MAA AQLALNA WA ROBBASH SHAYAA THIINI

WA MAA ADZLALNA WA ROBBAR RIYAAHI WA MAA DZAROINAA AS ALUKA KHOIRO

HADZIHIL QORYAH, WA KHOIRO AHLIHAA WA KHOIRO MAA FIIHAA

WA A’UDZU BIKA MIN SHARRIHAA WA SHARRI AHLIHAA WA SHARRIMAA FIIHAA)

“Ya Allah, penguasa tujuh lapis langit dan segala yang dinaunginya, Penguasa bumi dan apa yang lebih kecil darinya, Penguasa Syaitan dan segala yang disesatkan, Penguasa angin dan segala yang diterbangkan, aku memohon kepada-Mu kebaikan kampung ini, kebaikan penduduknya serta kebaikan apa yang terdapat di dalamnya dan aku berlindung kepada-Mu dari kejahatan penduduknya serta segala apa yang terdapat didalamnya,” (HR. Ibnu Sunni dalam Amalul Yaum wal Lailah no. 525, Ibnu Hibban no. 2377 (Mawaarid), al-Hakim II/100 dishahihkan dan disepakati oleh Dzahaby. Hadits ini Shohih Lihat Silsilah Ahaadits ash-Shahiihah no. 2759). (P09/R2).

YD1JNI

Yachya Yusliha

Assalamu’alaikum ..

Doa Bepergian yang Harus Dihafalkan Para Pengendara

Agama Islam telah mengajarkan berbagai hal dalam kehidupan ini. Tak terkecuali ajaran dalam bepergian. Ajaran ini sedari kecil sudah didapatkan para anak-anak yang biasanya masih dalam masa taman kanak-kanak atau sekolah dasar. Yang tentunya paling diingat oleh otolovers adalah ajaran doa-doa saat bepergian.

Doa Bepergian yang Harus Dihafalkan Para Pengendara

– Agama Islam telah mengajarkan berbagai hal dalam kehidupan ini. Tak terkecuali ajaran dalam bepergian. Ajaran ini sedari kecil sudah didapatkan para anak-anak yang biasanya masih dalam masa taman kanak-kanak atau sekolah dasar. Yang tentunya paling diingat oleh otolovers adalah ajaran doa-doa saat bepergian.

Dalam mengajarkannya biasanya anak-anak akan disuruh untuk hafalan dan mempraktekannya pada saat pergi, misalnya pergi sekolah atau bermain. Doa ini sendiri mengajarkan para anak-anak untuk selalu mengingat sang pencipta dari hal sekecil apapun. Karena pada dasarnya semua yang terjadi di dunia ini atas kehendak-Nya.

Dalam masa sesulit apapun kaum muslim dianjurkan untuk melakukan doa. Karena Allah SWT menyukai hamba yang sering berdoa kepada-Nya.

Dalam mengajarkan Doa sendiri pada dasarnya anak-anak terus diingatkan bahwa saat bepergian yang menentukan akan sampai tujuan atau tidak bergantung Allah SWT. Dengan doa ini pula anak-anak diajarkan untuk selalu mengharapkan kebaikan dan keselamatan saat bepergian. Karena dalam Al-Qur’an, Allah subhanahu wa ta’ala berfirman:

Artinya: “Dan Tuhanmu berfirman: ‘Berdoalah kalian kepada-Ku, niscaya akan Kukabulkan bagi kalian’.” (QS Ghafir: 60).

Doa sendiri memiliki banyak keutamaan dan manfaat. Keutamaan tersebut di antaranya adalah seperti Hadits yang telah diriwayatkan Ahmad.

Artinya: “Tidak ada seorang Muslim yang berdoa dengan tidak disertai dengan doa dan memutus hubungan persaudaraan kecuali Allah pasti akan memberikannya salah satu dari tiga hal. Bisa disegerakan doanya untuk dikabulkan, mungkin pula Allah menyimpannya sehingga dibalas di akhirat kelak. Dan kemungkinan pula Allah akan menghindarkan dia dari kejadian buruk yang menjadi ganti setara dari doa kebaikan yang ia panjatkan.” (HR. Ahmad).

1 dari 6 Halaman

Doa Bepergian Jauh

image

Doa Bepergian Jauh

Manusia pasti akan selalu berpindah tempat, entah itu untuk waktu yang lama atau singkat. Urusannya pun bermacam-macam mulai dari berdagang, mencari ilmu sampai pindah tempat tinggal. Hal ini tentunya dipengaruhi oleh berbagai tuntun hidup yang dialami oleh seseorang.

Dalam bepergian jauh tersebut tentu sudah ada tuntunan bagimana bepergian jauh dalam ajaran Islam. Mulai dari doa keluar rumah hingga doa meminta keselamatan. Doa keluar rumah disunnahklan untuk diucapkan ketika akan keluar rumah. Doa tersebut berbunyi.

“Bismilaahi tawakkaltu ‘alallahi wa laa hawla wa laa quwwata illaa billaahi”.

Yang artinya “Dengan menyebut nama Allah, aku menyerahkan diriku pada Allah dan tidak ada daya dan kekuatan selain dengan Allah saja”.

Setelah mengucapkan doa keluar rumah juga disunnahkan untuk mengucapkan doa bepergian jauh yang berbunyi.

 

Allohumma hawwin ‘alainaa safaranaa hadzaa waatwi ‘annaa bu’dahu. Allohumma antashookhibu fiissafari walkholiifatu fiil ahli

Artinya: “Ya Allah, mudahkanlah kami berpergian ini, dan dekatkanlah kejauhannya. Ya Allah yang menemani dalam berpergian, dan Engkau pula yang melindungi keluarga”.

2 dari 6 Halaman

Doa Bepergian dengan Kendaraan

image

Doa Bepergian dengan Kendaraan

Dalam bepergian jauh tentu otolovers tentu akan merasa kurang percaya diri. Apalagi dalam bepergian jauh tersebut otolovers mengendarai sendiri. Hal ini biasanya dikarenakan otolovers mempunyai beban tersendiri saat berkendara. Beban tersebut misalnya trauma, kurang pengalaman, dan belum mahir.

Jika hal itu terjadi pada otolovers dianjurkan untuk mengucapkan doa bepergian ketika akan mengendarai kendaraan agar otolovers percaya diri. Doa tersebut diriwayatkan oleh Imam Bukhari dan Imam Muslim yang dikutip Imam An-Nawawi dalam Al-Adzkar dan berbunyi sebagai berikut:

 

Artinya, “Kami diriwayatkan di dalam hadits shahih Bukhari dan Muslim dari Jarir bin Abdullah RA, ia berkata, Aku mengadu kepada Nabi SAW bahwa aku tidak mantap dalam mengendarai kuda. Rasulullah SAW lalu menepuk tangannya ke dadaku. Ia berdoa, Tuhanku, tetapkanlah (hati)-nya dan jadikan ia pemberi petunjuk dan tetap berada dalam petunjuk”, (Lihat Imam An-Nawawi, Al-Adzkar, [Damaskus: Darul Mallah, 1971 M/1391 H], halaman 275).

Ketika hati otolovers sudah percaya diri dalam mengendarai kendaraan tentu perjalanan otolovers lebih mudah dan menyenangkan. Sebetulnya tidak hanya doa bepergian itu yang dianjurkan untuk dilafalkan ketika akan bepergian. Tentunya ada doa bepergian dengan kendaraan yang juga dianjurkan untuk diucapkan. Doa bepergian dengan kendaraan tersebut berbunyi

 

“Subhaanal ladzii sakhkhara lanaa haadzaa, wamaa kunnaa lahuu muqriniina wa innaa ilaa rabbinaa lamunqalibuun”.

Doa ini diambil dari QS Az-Zukhruf 13-14. Yang artinya: Maha Suci Tuhan yang telah menundukkan semua ini bagi kami padahal kami sebelumnya tidak mampu menguasainya, dan sesungguhnya kami akan kembali kepada Tuhan kami.

3 dari 6 Halaman

Doa Bepergian Naik Bus

image

Doa Bepergian Naik Bus

Bepergian menggunakan transportasi apapun tetap harus waspada terhadap tindak kejahatan. Salah satu transportasi yang rawan kejahatan adalah bus. Misalnya adalah pencopetan yang dilakukan oleh oknum tak bertanggung jawab. Kebanyakan dilakukan saat penumpang bus lengah, seperti saat malam hari ketika penumpang tidur.

Bus dalam sejarahnya tidak pernah sepi penumpang, tetapi juga memiliki sejarah yang cukup memprihatinkan. Hal ini berkaitan dengan kasus kecelakaan yang dialami transportasi bus. Bagaimana tidak mengalami kecelakaan, bus sendiri dikendarai dengan kebut-kebutan. Slogannya mungkin yang penting cepat sampai tujuan.

Mengapa hal itu bisa terjadi? karena pada dasarnya armada bus selalu dikejar setoran. Hal ini lah yang membuat bus selalu kebut-kebutan di jalan raya. Apalagi jika sudah rebut-rebutan penumpang dengan bus lainnya, tentu tambah ngebut otolovers. .

Doa bepergian tentunya dianjurkan untuk diucapkan ketika akan melakukan perjalanan. Ketika naik bus tentu juga dianjurkan mengucapkan doa bepergian. Dan tentunya juga doa bepergian naik kendaraan. Sehingga dalam bepergian tersebut memperoleh ridho dari sang maha pencipta.

Doa bepergian tentu juga mempunyai faedahnya tersendiri saat otolovers mengamalkannya. Saat naik bus pun otolovers akan mendapat restu sang pencipta dan tentunya otolovers akan terhindar dari hal-hal yang tidak diinginkan. Hal ini mengingat angkutan umum seperti bus cukup rawan akan kejahatan dan kecelakaan.

Doa Bepergian Naik Mobil

image

Doa Bepergian Naik Mobil

Mobil menjadi salah satu transportasi yang digemari masyarakt Indonesia. Hal ini menyebabkan banyaknya mobil yang berkeliaran di jalanan. Entah mengapa, mobil telah menjadi transportasi yang wajib dimiliki oleh beberapa kalangan.

Apalagi kalau mobil yang akan digunakan merupakan mobil baru, pasti tambah semangat dalam melakukan perjalanan baik dekat maupun jauh. Untuk otolovers yang memiliki mobil baru tentu dianjurkan untuk melakukan doa bepergian dengan mobil baru. Anjuran doa ini disebutkan oleh Imam An-Nawawi melalui riwayat dalam Kitab Al-Azkar berikut ini:

Artinya, “Seseorang dianjurkan untuk pertama kali memegang jambul (bagian depan kepala unta) dan berdoa, Tuhanku, kepada-Mu aku memohon kebaikannya (kendaraan ini) dan kebaikan sifat yang diciptakan untuknya. Aku berlindung kepada-Mu dari keburukannya (kendaraan ini) dan keburukan sifat yang diciptakan untuknya. Hadits serupa ini sudah disebut telah lalu pada bab nikah di Sunan Abu Dawud dan selainnya, (Lihat Imam An-Nawawi, Al-Adzkar, [Damaskus: Darul Mallah, 1971 M/1391 H], halaman 275).

Keutamaan dari doa ini tentu untuk manfaat dari mobil baru tersebut. Dan yang paling penting adalah mendapat ridho Allah atas apa yang telah didapatkan otolovers. Perlu diketahui juga bahwa ridho Allah itu sangat penting untuk kehidupan. Karena dengan begitu hidup akan berkah, sehingga hidup bahagia dan sejahtera.

5 dari 6 Halaman

Doa Bepergian agar Selamat

image

Doa Bepergian agar Selamat

Tujuan ketika bepergian tidak untuk maksiat tentu akan mendatangkkan rahmat dari Allah. Agar hal ini semakin nyata tentunya ada doa bepergian yang harus diucapkan oleh otolovers. Bukan hanya doa bepergian, doa keluar rumah, dan doa bepergian naik kendaraan, tetapi juga doa bepergian agar selamat.

Pasti otolovers tidak mau sampai terjadi kecelakaan ketika sedang melakukan perjalanan. Untuk menghindari hal tersebut berdoalah kepada Allah dengan doa bepergian agar selamat. Karena pada dasarnya apa yang terjadi pada otolovers merupakan kehendak dari sang pencipta.

Salah satu doa bepergian agar selamat yang bisa otolovers amalkan saat akan bepergian adalah sebagai berikut:

 

Artinya: “Dengan menyebut nama Allah yang dengan sebab nama-Nya tidak ada sesuatu pun di bumi maupun di langit yang dapat membahayakan (mendatangkan mudharat). Dan Dia Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui”. (HR. Abu Daud & Tirmidzi).

Doa Selamat Sampai Tujuan

image

Doa Selamat Sampai Tujuan

Kenikmatan yang tiada tara ketika otolovers bisa melakukan perjalanan dan bisa sampai tujuan dengan selamat. Karena ketika selamat dari perjalanan yang telah otolovers tempuh tentu bisa berkumpul dengan keluarga. Bisa diibaratkan seperti mudik lebaran, ketika di kampung halaman pasti hanya ada kebahagiaan yang diperoleh otolovers.

Doa bepergian agar selamat sampai tujuan tentu harus sering-sering diamalkan otolovers. Karena setiap perjalanan baik darat, laut, maupun udara memiliki resiko tersendiri. Bahkan perjalanan dekatpun bisa terjadi resiko kecelakaan.

Oleh karena itu, sangat dianjurkan untuk terus mengamalkan doa bepergian mulai dari doa keluar rumah sampai doa bepergian agar selamat. Karena lewat doa bepergian ini pula otolovers bisa mendekatkan diri kepada Allah. Karena secara tidak langsung ketika otolovers mengucapkan doa, otolovers sudah mengingat Allah dan meminta ridho-Nya.

Dan perlu diingat juga otolovers bahwa setiap doa akan dikabulkan oleh Allah SWT. Akan tetapi Allah akan mengabulkan doa tersebut sesuai dengan kebutuhan otolovers. Misalnya adalah ketika otolovers berdoa untuk bisa mudik lebaran dengan naik Kereta Api, tetapi karena banyak kendala yang dihadapi otolovers gagal mudik dengan Kereta Api.

Pada dasarnya ini bukanlah karena doa otolovers tidak dikabulkan oleh Allah SWT. Tetapi karena kebutuhan otolovers yang lebih baik mudik dengan transportasi lain. Bisa saja ketika otolovers mudik dengan naik bus dan tidak disangka-sangka otolovers malah mendapatkan rezeki dari Allah. Bisa saja otolovers di bus tersebut bertemu dengan wanita sholehah dan dia merupakan jodoh otolovers. Kan jadinya so sweet otolovers!

Yang penting dalam berdoa otolovers harus selalu husnudzon (berprasangka baik) kepada Allah. Karena setiap kehendak-Nya pasti akan berdampak baik bagi kita semua otolovers. Karena pada dasarnya Allah mengatur semua yang ada di dunia ini, jadi tidak otolovers seorang. Bisa saja menurut kita mudik dengan kereta api baik, tetapi bagi Allah tidak. Bisa saja mudik dengan kereta api baik, tetapi baik untuk orang lain. Yang penting adalah selalu bersyukur atas nikmat Allah yang telah diberikan kepada kita.

saya sudah baca ini!

Assalamu’alaikum …

Yang mendapat perlindung Allah SWT

Di hari kiamat kelak manusia akan dikumpulkan untuk dimintai pertanggungjawabannya dari apa yang telah mereka lakukan selama di dunia. Kondisi di hari itu sangatlah panas, karena matahai didekatkan dengan jarak satu mil di atas ubun-ubun.

Mereka juga dikumpulkan di Padang Mahsyar dalam keadaan tidak beralas kaki, tidak dikhitan, dan tidak berpakaian. Namun, ada 7 golongan yang akan mendapatkan naungan di hari yang sangat panas tersebut. Siapakah 7 golongan tersebut?

Dalam sebuah hadits yang shahih, yang diriwayatkan oleh Imam Bukhari dan Imam Muslim dari sahabat Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam pernah bersabda:

سَبْعَةٌ يُظِلُّهُمْ اللهُ فِي ظِلِّهِ يَوْمَ لاَ ظِلَّ إِلاَّ ظِلُّهُ: اْلإِمَامُ الْعَادِلُ، وَشَابٌّ نَشَأَ بِعِبَادَةِ اللهِ، وَرَجُلٌ قَلْبُهُ مُعَلَّقٌ فِي الْمَسَاجِدِ، وَرَجُلاَنِ تَحَابَّا فِي اللهِ اجْتَمَعَا عَلَيْهِ وَتَفَرَّقَا عَلَيْهِ، وَرَجُلٌ دعته امْرَأَةٌ ذَاتُ مَنْصِبٍ وَجَمَالٍ فَقَالَ: إِنِّيْ أَخَافُ اللهَ، وَرَجُلٌ تَصَدَّقَ بِصَدَقَةٍ فَأَخْفَاهَا حَتَّى لاَ تَعْلَمَ شِمَالُهُ مَا تُنْفِقُ يَمِيْنُهُ، وَرَجُلٌ ذَكَرَ اللهَ خَالِيًا فَفَاضَتْ عَيْنَاهُ

Tujuh golongan yang akan mendapatkan naungan ‘Arsy Allah Ta’ala dimana tidak ada naungan kecuali hanya naungan Allah Ta’ala. Yaitu:

1. Pemimpin yang adil
2. Pemuda yang tumbuh dalam ibadah kepada Allah Ta’ala
3. Seorang yang hatinya senantiasa bergantung di masjid
4. Dua orang yang saling mencintai karena Allah Ta’ala. Mereka berkumpul karena Allah dan mereka pun berpisah juga karena Allah Ta’ala.
5. Seorang yang diajak wanita untuk berbuat yang tidak baik, dimana wanita tersebut memiliki kedudukan dan kecantikan, namun ia mampu mengucapkan, “Sungguh aku takut kepada Allah”.
6. Seorang yang bersedekah dan dia sembunyikan sehingga tangannya kirinya tidak mengetahui apa yang diinfakkan oleh tangan kanannya.
7. Seorang yang mengingat Allah dalam keadaan sendirian sehingga kedua matanya meneteskan air mata.

Assalamu’alaikum …

Doa Agar Dijamin Aman kompilasi Keluar Rumah

doa keluar rumah

Doa Keluar Rumah

Apa doa agar mendapat Jaminan keamanan kompilasi keluar rumah. Krn sebagai wanita yang hidup di Jakarta selalu nyaman cg dg kondisi ibu kota yang lebih baik ganas.

Trima terima kasih

Jawab:

Bismillah adalah shalatu adalah salamu ‘ala rasulillah, amma ba’du,

Nabi Muhammad s hallallahu ‘alaihi wa sallam bergelar nabiyurrahmah , nabi yang welas asih terhadap seluruh umatnya. Diantara bentuk terima kasih padanya untuk umatnya, dia ajarkan mereka berbagai adab, yang menjadi sebab seseorang akan mendapatkan kesenangan dunia dan akhirat.

Diantaranya,

Pertama, berdoa kompilasi keluar rumah

Ada doa yang ringan dan mudah dihafal, meski sering kelupaan jadi tidak diamalkan. Apakah itu

بِسْمِ اللهِ تَوَكَّلْتُ عَلَى اللهِ ، لَا حَوْلَ وَلَا قُوَّةَ إِلَّا بِاللهِ

BISMILLAHI, TAWAKKALTU ‘ALA ALLAH, LAA HAULA WA LAA QUWWATA ILLAA BILLAAH

Dengan nama Allah, aku bertawakkal kepada Allah. Tiada daya dan kekuatan kecuali dengan Allah.

Keutamaan:

Dalam hadis dari Anas bin Malik radhiyallahu ‘anhu , Rasulullah shallallahu’ alaihi wa sallam menjelaskan keutamaan doa ini,

إذا خرج الرجل من بيته فقال بسم الله توكلت على الله, لا حول ولا قوة إلا بالله, قال: يقال حينئذ: هديت, وكفيت, ووقيت, فتتنحى له الشياطين, فيقول له شيطان آخر: كيف لك برجل قد هدي وكفي ووقي?

”Jika ada yang keluar dari Rumah Kemduian dia membacakan doa di atas, lalu menyampaikan permohonan: ‘Kamu diberi petunjuk, kamu dicukupi kebutuhannya, dan kamu dilindungi.’

Seketika itu setan-setanpun menjauh darinya. Lalu salah satu setan berkata kepada peserta,

‘Bagaimana mungkin kalian bisa meminta izin, dicukupi, dan didukung.’ (HR. Abu Daud 5095, Turmudzi 3426, dan dishahihkan al-Albani)

Keterangan:

Makna: ”disampaikan,” yang disampaikan adalah Malaikat. Malaikat itu mengatakan kepada orang yang membaca doa ini kompilasi keluar rumah, ‘Wahai hamba Allah, kamu telah diberi petunjuk, dicukupi, dan dilindungi.’ (Tuhfatul Ahwadzi, Syarh Sunan Turmudzi, 9/271).

Doa kedua yang diharapkan untuk dibaca kompilasi keluar rumah, untuk menghindari kezaliman adalah:

اللَّهُمَّ إِنِّى أَعُوِ بِكَ أَنْ أَضِلْ أَوْ أُضَلَّ أَوْ أَزْلَّ أْوُ أْزْلُ أَوْ أَظْلِمَ أْوْلَ ْ ْ ْ ْ ْ ْ َ َ َ

ALLAHUMMA INNI A-‘UDZU BIKA AN ADHILLA AW UDHALLA AW AZILLA AW UZALLA AW AZLIMA AW UZLAMA AW AJHALA AW YUJHALA ‘ALAYYA.

“Ya Allah, aku berlindung kepada-Mu dari: aku tersesat, atau aku mengelatkan, aku tergelincir, atau aku digelincirkan, atau aku mendhalimi, atau aku didhalimi, atau kebodohanku atau dibodohi.”

Sumber doa:

Dari Ummu Salamah r adhiyallahu ‘anha , beliau menceritakan,

ما خرج النبي صلى الله عليه وسلم من بيتي قط إلا رفع طرفه إلى السماء فقال: «اللهم أعوذ بك أن أضل …

“Setiap kali Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam keluar dari rumahku, ia mengalihkan pandangannya ke langit, kemudian berdoa: Allahumma a-‘udzu bika an adhilla … (HR. Abu Dawud 5094, Nasai 5486, Ibnu Majah 3884, dan dishahihkan al-Albani ).

Keterangan:

1. Doa ini tentang bagaimana menyetujui Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam kepada Allah. Sekalipun beliau seorang nabi, beliau tetap memohon perlindungan kepada Allah.

2. Doa ini dibaca terus kompilasi di luar rumah, sambil menengadahkan pandangan ke langit. Terkait yang dituturkan Ummu Salamah radhiyallahu ‘anha.

Kedua, berdoa kompilasi menaiki kendaraan

Agar kita juga bisa mendapatkan Keselamatan di kendaraan, jangan lupa minta kompilasi naik kendaraan. Doanya sangat mudah,

Persis kompilasi kaki naik kendaraan, baca: Bismillah.

Setelah berada di atas kendaraan, baca: “Alhamdulillah”.

Lalu membaca,

سُبْحَانَ الَّذِى سَخَّرَ لَنَا هَذَا وَمَا كُنَّا لَهُ مُقْرِنِينَ وَإِنَّا إِلَى رَبِّنَا لَمُنْقَلِبُوَ

SUBHANALLADZI SAKH-KHORO LANAA HADZA WA MAA KUNNA LAHU MUQRINIIN. WA INNA ILAA ROBBINA LAMUN-QOLIBUUN

Maha Suci Allah yang telah menundukkan semua ini untuk kami padahal kami sebelumnya tidak mampu menguasainya, dan sungguh kami akan kembali kepada Tuhan kami.

(HR. Turmudzi 3446, dari ‘Ali bin Abi Thalib. Syaikh Al Albani mengatakan bahwa hadits ini shahih.)

Ketiga, beralih tempat tertentu

Saat Anda mendatangi tempat yang baru, yang asing bagi Anda, jangan lupa membaca

أَعُوذُ بِكَلِمَاتِ اللَّهِ التَّامَّاتِ مِنْ شَرِّ مَا خَلَقَ

A-‘UDZU BI KALIMAATILLAH TAAMMATI MIN SYARRI MAA KHALAQ

“Aku berlindung dengan kalimat-kalimat Allah yang sempurna dari kalimat apa yang Dia ciptakan.”

Keutamaan:

Dari Khoulah bintu Hakim radhiyallahu ‘anh a, Rasulullah shallallahu’ alaihi wa sallam bersabda,

من نزل منزلا ثم قال: أعوذ بكلمات الله التامات من شر ما خلق, لم يضره شيء, حتى يرتحل من منزله ذلك

”Siapa yang pindah dari suatu tempat, kemudian dia membaca doa di atas, maka tidak ada yang mencari yang memerlukannya, sampai dia pergi dari tempat itu. (HR. Muslim 2708).

Keempat, ditutup ditutup aurat

Serigala hanya akan menyerang jika ada peluang. Ketika seorang penggembala bisa membantunya, niscaya tidak ada serigala yang berani menyerangnya.

Seperti itu pula syahwat manusia. Lelaki serigala bisa mendapatkan ganas, kompilasi ada target empuk.

Banyak kasus pemerkosaan di berbagai daerah, penyebabnya karena sang wanita kurang menyukai kehormatan dan auratnya.

Sang Pencipta kita, Allah ta’ala, Maha Tahu apa yang terbaik bagi manusia. Salah satunya, Dia mensyariatkan agar para hamba-Nya yang wanita, disetujui secara maksimal. Karena Allah tahu, itu yang paling baik diambil. Allah sangat sayang untuk para hamba-Nya, dan Allah memberi tahu cara terbaik untuk menyelamatkan diri dari mara bahaya.

يا أيها النبي قل لأزواجك وبناتك ونساء المؤمنين يدنين عليهن من جلابيبهن ذلك أدنى أن يعرفن فلا يؤذين وكان الله غفورا رحيما

Hai Nabi, Katakanlah kepada isteri-isterimu, anak-anak perempuanmu dan isteri-isteri orang mukmin: “Tolonglah mereka mengulurkan jilbabnya ke seluruh tubuh mereka”. yang dengan demikian membuatnya lebih mudah untuk diketahui, sehingga mereka tidak diganggu. dan Allah adalah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang. (QS. Al-Ahzab: 59).

Lebih dari itu, kompilasi Anda para wanita keluar dari rumah dengan menjajakan aurat, sejatinya Anda menebarkan dosa ke seluruh lelaki yang menikmati aurat Anda. Di saat itu, wanita ini menjadi sumber dosa bagi yang lain.

Dia memilih dosa membuka auratnya, ditambah dosa dari semua lelaki yang melihat dia. Sungguh, dosa di atas dosa.

Read more https://konsultasisyariah.com/22104-doa-agar-dijamin-aman-ketika-keluar-rumah.html

Assalamu’alaikum …

Do’a Menyembuhkan Penyakit Panas

BISMILLAAHIL KABIIRI NA’UUDZU BILLAHIL ‘ADHIM MIN SYARRI ‘IRQIN NA’AARIN WA MIN SYARRI HARRIN NAARI.
Artiinya : “Dengan nama Allahyang Maha Besar, aku berlindung kepada Allah yang maha Agung dari sakitnya darah mengalir (luka) dan dari buruknya panas”.

Penjelasan : Do diatas sangat berguna untuk menyembuhkan sakit panas. Dibaca 7 kali pada sebuah mangkok yang di tuangi sedikit minyak kelapa, kemudian dioleskan ke sekujur tubuhna, InsyaAllah dalam waktu dekan aka sembuh seperti sedia kala. Do’a tersebut juga dapat digunakan untuk menyembuhkan luka dengan cara yag sama. namun di oleskan ke pada area yang luka.

Yachya Yusliha

YD1JNI

Assalamualaikum

Doa yang Diajarkan Nabi Saw Ketika Sakit Kepala

Temen temen – Pada saat kita merasa sakit kepala, baik karena pusing atau demam atau lainnya, maka sebaiknya kita membaca doa yang telah diajarkan oleh Nabi Saw. kepada para sahabatnya. Lafadz doanya sebagai berikut;

بسم الله الرحمن الرحيم بِاسْمِ اللهِ اْلكَبِيْرِ وَاَعُوْذُ بِاللهِ اْلعَظِيْمِ مِنْ كُلِّ شَرِّ عِرْقٍ نَعَّارٍ وَمِنْ شَرِّ حَرِّ النَّارِ

Bismillahir rahmanir rohim bismillahikabiril ‘adzim wa a’uzubillahil ‘adzimi min syarri ‘irqin na’arin wa min syarri harrin nar.

“Dengan menyebut nama Allah Yang Maha Pengasih dan Penyayang, dengan menyebut nama Allah Yang Maha Besar. Dan aku berlindung kepada Allah Yang Maha Agung dari kejahatan segala semburan yang mendidih dan dari kejahatan panasnya api nerka.”

Doa ini berasal dari hadis riwayat Imam Tirmizi dari Ibnu Abbas, dia berkata;

كَانَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يُعَلِّمُنَا مِنَ الأَوْجَاعِ كُلِّهَا ، وَمَنَ الْحُمَّى هَذَا الدُّعَاءَ : بِسْمِ اللَّهِ الْكَبِيرِ ، أَعُوذُ بِاللَّهِ الْعَظِيمِ مِنْ شَرِّ كُلِّ عِرْقٍ نَعَّارٍ ، وَمِنْ شَرِّ حَرِّ النَّارِ

“Rasulullah Saw mengajari kami doa ini dari semua sakit dan dari panas, ‘Bismillahil kabiril ‘adzim wa a’uzubillahil ‘adzimi min syarri ‘irqin na’arin wa min syarri harrin nar.’”

Yachya Yusliha

YD1JNI

Assalamualaikum selamat malam…

Soal Program Pulasara Jenazah, Ridwan Kamil: Urusan Kemanusiaan Tak Bisa Tunggu Lama

Senin, 23 September 2019 | 15:07 WIB

Gubernur Jawa Barat (Jabar) Ridwan Kamil menjadi pembicara dalam West Java Outlook Seminar yang dihadiri para investor Jepang di Menara Astra Jakarta Pusat, Rabu (18/9/19)

BANDUNG, KOMPAS.com – Tim Jabar Quick Response tengah merancang pulasara jenazah sebagai program baru tahun depan.

Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil mengatakan, gagasan itu muncul lantaran isu kemanusiaan tak bisa menunggu proses birokrasi yang kerap memakan waktu lama.

“JQR itu isunya kemanusiaan, merespons tanpa harus menunggu prosedur yang jadi ciri khas birokrasi. Tolong diapresiasi kenapa dihadirkan untuk memotong mata rantai birokrasi yang kemanusiaan enggak bisa menunggu,” ucap Ridwan di Gedung Sate, Jalan Diponegoro, Senin (23/9/2019).

Pria yang akrab disapa Emil itu menuturkan, memulasara jenazah kini menjadi kebutuhan masyarakat.

Baca juga: Jabar Quick Respons Bakal Tambah Layanan Pengurusan Jenazah

Apalagi belakangan muncul kabar adanya warga tak mampu yang kesulitan untuk membawa dan mengurus jenazah.

“Jadi semua urusan kemanusiaan yang kita anggap layak dan dibantu secara emergensi itu masuk kategori JQR,” ungkapnya.

Tujuan utama dibentuknya JQR, kata Emil, ketika pemerintah daerah bisa melakukan cara yang sama untuk mengatasi persoalan kemanusiaan yang bersifat mendesak.

“Sampai suatu hari harusnya sudah tak ada lagi kalau fungsi pemerintah daerah terdekat itu bisa cepat. Sebenarnya kita ini mem-back up. Tapi kita enggak usah pilah-pilah, namanya juga kemanusiaan,” tuturnya.

Rencananya, Emil akan menambah anggaran JQR untuk 2020. Namun, ia tak menyebut berapa tambahan anggaran yang akan diberikan.

Adapun tahun ini, JQR mendapat alokasi anggaran sekitar Rp 4 miliar.

Segitu hatur lumayan karena pasti enggak ada batasnya jadi tetap dari Baznas, CSR, dan lain-lain, ada hibah tak terduga juga,” katanya.

Diberitakan sebelumnya, tim Jabar Quick Response akan menambah layanan berupa pengurusan jenazah khusus bagi warga miskin. Program itu rencananya dimulai pada 2020.SCROLL UNTUK LANJUT BACA

Untuk diketahui, Jabar Quick Response (JQR) merupakan tim bentukan Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil yang bertugas memberikan bantuan secara cepat terhadap isu kemanusiaan yang bersifat mendesak.

Saat ini JQR memiliki tujuh layanan masyarakat, yakni sakit dan darurat kesehatan, putus akses pendidikan, rumah darurat roboh, jembatan gantung darurat, listrik daerah terisolasi, gizi buruk dan rawan pangan, kebencanaan.

Ketua Harian JQR Mochammad Hanief mengatakan, program pengurusan jenazah itu diberi nama Mulasara, diambil dari bahasa Sunda yang artinya mengurus jenazah.

Ide itu, kata Hanief, tercetus setelah belakangan muncul sejumlah berita soal masyarakat yang kesulitan mengurusi jenazah.

“Idenya ya karena pertama di lapangan kami banyak menemukan laporan bahwa warga miskin susah mendapat tanah pemakan, akses ambulans, beberapa berita juga muncul kejadian warga susah mengurus jenazah,” kata Hanief saat dihubungi Kompas.com, Senin (23/9/2019).

Hanief menjelaskan, layanan pengurusan jenazah itu meliputi penyediaan transportasi, pengurusan jenazah, dan penyediaan lahan makam.

Rencananya, JQR pun akan bekerja sama dengan lembaga swasta yang sama-sama bergerak di bidang pelayanan sosial.

“Kalau ada warga miskin perlu mobil jenazah bisa pakai, kalau enggak punya kami atau kerja sama dengan pihak lain. Memandikan, menshalatkan, mengafani. Kalau warga susah mencari tanah makam, kami carikan, di wilayah setempat,” tuturnya.

Baca juga: Ridwan Kamil Sebut Imam Masjid di New York Jadi Inspirasi Program English for Ulama

Tak hanya itu, JQR juga tengah menggodok rencana pemberian santunan kematian khusus bagi warga yang ditinggal oleh tulang punggung keluarga.

Saat ini, ia masih mematangkan konsep serta payung hukum program tersebut.

“Kalau ada dana lebih akan ada santunan buat keluarga yang meninggal asalkan yang meninggal tulang punggung keluarga,” katanya.

Rancang situs seperti ini dengan WordPress.com
Mulai