Assalamualaikum

N G A J I

Tempatnya jauh, kau mengeluh..
Tempatnya dekat, kau tak berangkat …

Ada jadwal pagi, kau minta petang…
Dipindah petang, kau lelah baru pulang…

Ngaji di hari biasa, kau bilang sibuk kerja….
Ngaji di akhir pekan, kau bilang bentrok banyak undangan dan urusan…

Kelas sudah berjalan, kau tanya kapan lagi pendaftaran….
Di buka pendaftaran baru, kau bilang nanti dulu.. masih atur waktu…

Belajar Tajwid kau bilang susah…
Baca Quran tidak bertajwid kau anggap tidak sah…

Disuruh menghafal, kau bilang memberatkan…
Tak ada hafalan, kau bilang kurang tantangan…

Ustadz lulusan pesantren, kau anggap gak keren…
Ustadz lulusan perguruan tinggi, kau bilang tidak cocok ngajar ngaji…

Ustadz ngajarnya serius, kau bilang bikin bete…
Ustadz ngajarnya santai, kau bilang kurang oke…

Makhroj kurang tepat, kau minta dikoreksi….
Sering dikoreksi, kau kapok tak mau lagi mengaji…

Setan itu gigih,
dia selalu membisiki pelemahan dan pembenaran untuk menghindari yang baik baik.

Jangankan ngaji, org sakaratul maut aja masih diganggu agar ga mampu melafadzkan tauhid

Nah besok2
Kalo udah punya niat
GO aja,
Jangan kasih setan menang

NGAJI itu PENTING….. bukan yang penting NGAJI

•┈┈┈•❀❁❦🌷✨💜✨🌷❦❁❀•┈┈┈•

Informasi

N G A J I

Tempatnya jauh, kau mengeluh..
Tempatnya dekat, kau tak berangkat …

Ada jadwal pagi, kau minta petang…
Dipindah petang, kau lelah baru pulang…

Ngaji di hari biasa, kau bilang sibuk kerja….
Ngaji di akhir pekan, kau bilang bentrok banyak undangan dan urusan…

Kelas sudah berjalan, kau tanya kapan lagi pendaftaran….
Di buka pendaftaran baru, kau bilang nanti dulu.. masih atur waktu…

Belajar Tajwid kau bilang susah…
Baca Quran tidak bertajwid kau anggap tidak sah…

Disuruh menghafal, kau bilang memberatkan…
Tak ada hafalan, kau bilang kurang tantangan…

Ustadz lulusan pesantren, kau anggap gak keren…
Ustadz lulusan perguruan tinggi, kau bilang tidak cocok ngajar ngaji…

Ustadz ngajarnya serius, kau bilang bikin bete…
Ustadz ngajarnya santai, kau bilang kurang oke…

Makhroj kurang tepat, kau minta dikoreksi….
Sering dikoreksi, kau kapok tak mau lagi mengaji…

Setan itu gigih,
dia selalu membisiki pelemahan dan pembenaran untuk menghindari yang baik baik.

Jangankan ngaji, org sakaratul maut aja masih diganggu agar ga mampu melafadzkan tauhid

Nah besok2
Kalo udah punya niat
GO aja,
Jangan kasih setan menang

NGAJI itu PENTING….. bukan yang penting NGAJI

•┈┈┈•❀❁❦🌷✨💜✨🌷❦❁❀•┈┈┈•

Assalamu’alaikum …

Cara Mengobati Orang Kesurupan Jin Atau Makhluk Halus Lainnya

Gangguan jin atau mahluk halus lainnya terkadang dapat manusia rasakan. Terutama jika kita berada di gedung tua, bangunan terlantar, bekas rumah sakit, pohon besar ataupun tempat angker lainnya. Fenomena seperti ketempelan, kerasukan, kesurupan bisa saja menimpa manusia, khususnya manusia yang mengganggu mereka ataupun yang bersikap kurang berkenan sehingga makhluk-makhluk halus itu menjadi tidak suka. Cara mengobati orang kesurupan memang bukan hal yang mudah, tetapi juga bukan hal yang tidak mungkin untuk dilakukan. Kami telah merangkum beberapa cara yang bisa dilakukan demi mengobati orang yang kesurupan.

Beberapa cara mengobati orang kesurupan

Gangguan makhluk halus kepada manusia memang bisa berbagai macam. Seperti memperdengarkan suara tangis atau tawa yang menyeramkan, menampakkan diri atau bahkan merasuki tubuh manusia tersebut. Berikut ini adalah cara mengobati orang kesurupan jin yang masuk ke dalam tubuh manusia, yaitu:

  1. Membaca sholawat nabi: cara mengobati orang kesurupan yang pertama adalah dengan cara membaca sholawat nabi tepat di dekat ataupun di telinga orang yang kesurupan. Bisa membaca sebanyak 7x ataupun lebih.
  2. Dengan melakukan pijatan: anda mungkin sering mendengar cara ini, yaitu dengan cara memijat bagian jempol kaki kanan dan menekan bagian telapak kakinya juga. Selama proses ini, sebaiknya juga dibacakan bacaan-bacaan, salah satunya adalah Lafadz tauhid “La Ilaahaillallah, Muhammadurrasulullah” sampai orang yang kesurupan itu sadar.
  3. Mengobati dengan cara meminumkan air putih: air putih yang diminumkan kepada orang yang kesurupan ini bukan sembarang air putih. Tetapi air putih yang sebelumnya sudah dibacakan surat Al-Ikhlas dan Al-Fatihah masing-masing sebanyak 11x dan wirid istighfar sebanyak 33x.
  4. Melantunkan adzan: melantukan adzan secara terus menerus, dilantunkan secara ikhlas ternyata bisa mengobati orang yang kesurupan. Konon, lantunan adzan ini tidak disukai oleh jin atau makhluk halus lainnya sehingga bisa membuat mereka kepanasan.
  5. Mengobati orang yang kesurupan dengan cara ruqiyah: cara ini juga sering anda dengar. Cara ini adalah dengan membacakan ayat-ayat Al-Quran tepat di telinga orang yang sedang kesurupan. Yang biasanya dibacakan adalah surat Al-Fatihah, ayat kursi, 2 ayat terakhir dari surat Al Baqoroh, 3 surat pendek Al Ikhlas, Al Falaq dan An Naas. Orang yang kesurupan ini tentu akan melawan, memberontak, menjerit bahkan menangis. Namun orang yang mengobati itu harus tetap melantunkan ayat-ayat Al-Quran itu.
  6. Dengan menggunakan air kelapa muda: selain meminumkan air putih, air kelapa muda ternyata dipercaya bisa menyembuhkan orang yang sedang kesurupan. Caranya adalah dengan meminumkan orang yang kesurupan dengan air kelapa muda yang sebelumnya telah dibacakan ayat kursi sebanyak 7x. Diminumkan sambil membacakan wirid istighfar.
  7. Menggunakan usapan tangan ibu: cara ini mungkin terdengar aneh dan diluar nalar. Caranya adalah mengusapkan tangan ibu ke wajah anak yang sedang kesurupan, tetapi sebelumnya sang ibu sudah mengusapkan tangannya terlebih dahulu ke jalur lahir anak. Aneh ya.
  8. Melalui tenaga dalam: cara ini biasanya kental dengan unsur mistik dan hanya orang-orang tertentu yang bisa melakukannya. Karena biasanya cara ini berkaitan dengan mantra-mantra yang harus dilantunkan.

Cara mengobati orang kesurupan memang membutuhkan waktu lama, namun cara-cara yang kami ulas di atas sudah menjadi hal yang biasa dilakukan oleh masyarakat untuk menolong orang yang sedang dirasuki oleh makhluk halus dan sebagai cara mengobati orang kesurupan

Informasi Jabar

Gubernur Jabar Dorong Gerakan Anti Hoaks untuk Ibu Rumah Tangga

Milad Aisyiyah ke-105 dan Milad TK ABA ke-100 di Gedung Sate, Kota Bandung, Sabtu, 14 September 2019.

INFO JABAR – Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil, meminta kepada organisasi kewanitaan, Aisyiyah, untuk membuat gerakan anti hoaks. Tujuannya untuk memberantas hoaks atau berita bohong yang beredar, khususnya di media sosial.

“Saya titip dalam empat tahun ke depan bangun gerakan anti hoaks untuk kalangan ibu-ibu. Dan motor penggeraknya adalah Aisyiyah Jabar. Kita jadikan Jabar provinsi paling tabayun se-Indonesia,” kata Emil, sapaan akrab Ridwan Kamil, dalam kata sambutannya pada Milad Aisyiyah ke-105 dan Milad TK ABA ke-100 di Gedung Sate, Kota Bandung, Sabtu, 14 September 2019.

Menurut Emil, gerakan anti hoaks khususnya di kalangan ibu rumah tangga, penting dilakukan. Karena berdasarkan survei,  40 persen warga Indonesia tidak bisa membedakan berita benar dengan hoaks.

“Mohon maaf hasil surveinya, kebanyakan yang sering meneruskan berita hoaks adalah kalangan ibu-ibu,” ujar Emil.

Jika gerakan tersebut berhasil, Emil optimistis masyarakat Jabar akan lebih produktif. Sebab, masyarakat Jabar tidak perlu membahas informasi bohong yang berpotensi memicu konflik. Apalagi, masyarakat Jabar rata-rata mengoperasikan gawai mencapai empat jam setiap hari.

Untuk memberantas berita bohong atau hoaks, Pemerintah Daerah Provinsi (Pemdaprov) Jabar telah meluncurkan Jabar Saber Hoaks (JSH)

“Saya yakin kalau berhasil tidak akan ada lagi berita provokasi atau berita bohong, dan nanti waktu kita akan fokus pada hal yang produktif seperti membangun ekonomi, pesantren dan lainnya,” kata Emil.

Pemimpin Aisyiyah Jabar, Ia Kurniati, mengatakan pihaknya segera menggelar rapat internal untuk merealisasikan gerakan anti hoaks.

Assalamualaikum

KELEMBUTAN DI RUMAH TANDA KEBAHAGIAN

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda :

إِنَّ اللهَ إِذَا ارَادَ بِاهْلِ بَيْتٍ خَيْرًا أَدْخَلَ عَلَيْهِم الرِّفْقَ

“Sesungguhnya jika Allah menghendaki kebaikan bagi sebuah keluarga maka Allah akan memasukan kelembutan kepada mereka” (HR Ahmad )

Renungkanlah kondisi rumah tanggamu…jika selalu dipenuhi denga suara keras, lantang, kekasaran…,

bentakan, pukulan terhadap anak-anak…jeritan anak-anakmu…,

mengangkat suara di hadapan suami…,

Maka Ketahuilah…engkau sedang jauh dari kebaikan…

Segera rubahlah sikapmu…

perbaiki kondisi rumahmu, penuhi dengan senyuman, kelembutan, niscaya Allah menebar kebaikan dalam keluargamu.🌹

Pencinta Tareem

YD1JNI

Harjoko: PDI Perjuangan Siap Hadapi Pilbup, Dua Balon Bupati dan Wakil Mendaftar Hari Ini

Bandung — Parta Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI Perjuangan) layak menjadi partai pelopor, terutama di Kabupaten Bandung. Pasalnya, PDIP menjadi partai yang paling siap untuk melaksanakan Pilkada serentak di Kabupaten Bandung.

Ini ditandai dengan sudah ada Balon Bupati Bandung periode 2020 – 2025 yang mendaftar dan mengambil formulir ke Sekretarit DPC PDI perjuangan di Baleendah, Kabupaten Bandung, atas nama Balon Ahmad Dimyathi Atmawijaya, ST, MM.
Pengambilan formulir dan pendaftaran calon bupati dan wakil bupati atas nama Ahmad Dimyathi ini dukung oleh BMI Kab Bandung, Senin (9/9/2019) siang.

Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Bandung, Dr. H. Harjoko Sangganagara B. Sugiatmo M.Pd, kepada http://www.opininews.com, membenarkan adanya balon yang sudah datang ke Sekretraiat DPC PDIP Kabupaten Bandung untuk mengambil formulir pendaftaran Balon Bupati Bandungvdan Wakil Bupati Bandung, atas nama Ahmad Dimyathi. Dan pada Senin (9/9/2019) malam akan ada satu lagi yang mendaftar dari keluarga Al, Masoem Rancaekek. “Yang daftar nanti malam dari keluarga pemilik SPBU terbanyak dan terbesar di Jabar serta memiliki apotek tersebar di Jabar juga memiliki lembaga pendiidikan terkomplit di Kabupaten Bandung,” tuturnya.

Penngambilan Formulir Pendaftaran Balon Bupati/Wakil Bupati Bandung Pilkada 2020 ke DPC PDI Perjuangan Kab. Bandung, Ahmad Dimyathi Atmawijaya, ST.,MM, didampingi okeh pengurus dan anggota BMI Kab. Bandung, Perguruan pencak Silat Gadjah putih Ahmad Sadeli ( GPAS ), Komunitas Pedagang Pasar Tumpah Kab. Bandung ( TOERAES ), Club Pesilat Bandung Timur, Seni Reak Juarta Putra, Seni Reak Medal Pusaka, pengurus dan anggota Seni Benjang Patali Wargi.

Yang Menerima Pendaftaran Wakabid Pemilu, Rudita Hartono, ST, Wakabid Pembangunan Manusia Dan Kebudayaan, Andri Kusnandar, A.Md. ( saufat )

Informasi untuk anda

Melihat Kembali PKL Cicadas Bandung Setelah Ditata Pemerintah

Melihat Kembali PKL Cicadas Bandung Setelah Ditata Pemerintah

Suasana terkini penataan PKL Cicadas, Kota Bandung. (Foto: Fadil Muhammad/detikcom)Bandung – Penataan PKL Cicadas, Kota Bandung, Jawa Barat, sudah dilakukan sejak 15 Agustus 2019 lalu. Hingga kini penataan terus dilakukan untuk menciptakan suasana PKL yang nyaman dan ramah untuk pejalan kaki.

Pantauan detikcom di lokasi, Sabtu (14/9/2019), sejumlah pedagang telah mulai berjualan menggunakan lapak yang sebelumnya ditata oleh Pemkot Bandung. Sebagian pedagang bahkan tampak sedang merenovasi lapaknya.

Baca juga: Tak Jaga Lingkungan, PKL Cicadas Bakal Disanksi Larangan Dagang
Asep Lukman Nur Hakim (42), Wakil Bendahara Paguyuban PKL Cicadas mengatakan, sejumlah pedagang berinisiatif untuk merenovasi lapak lantaran penyesuaian terhadap barang dagangan.

“Pedagang menata sendiri tendanya (lapak), tergantung kebutuhan dan jenis dagangan, jadi enggak sama. Seperti sepatu, baju anak, sandal, kaos kaki, itu beda-beda,” ucap Asep saat ditemui di lokasi.

Melihat Suasana PKL Cicadas Bandung Setelah Ditata Pemerintah

Foto: Fadil MuhammadMenurut Asep, saat ini penataan telah rampung di zona lima mulai simpang Jalan Jendral Ahmad Yani-Jalan Cikutra. Ia mengatakan penataan dilakukan secara bertahap disesuaikan dengan kondisi trotoar jalan.

“Minggu depan lanjut di rute (zona) 4. Senin, Selasa dibongkar, Rabu barangkali di pasang ubin kalau enggak diplur. Kamisnya sama Jumat datang tenda,” ucapnya.

Sementara itu salah satu PKL, Sunesi (42) mengatakan, penataan berdampak pada kenyamanan pembeli. “Alhamdulillah lebih rapih, lebih bagus, jadi enak sama pembeli juga. Jalan lega (luas), cuma ya kalau hujan basah semua karena enggak rapet (nempel) tendanya,” tuturnya.

Melihat Suasana PKL Cicadas Bandung Setelah Ditata Pemerintah

Foto: Fadil MuhammadKondisi penataan PKL tersebut disambut baik oleh warga. Mereka menilai penataan membuat nyaman untuk berbelanja atau sekadar jalan melewati pedagang.

“Baru ke sini lagi sekarang, ini baguslah. Enakan sekarang karena lebih tertata dan rapih, dan saya sebagai pejalan kaki nyaman jalan di sini,” ucap salah seorang warga, Rovi Fauzan.

Assalamualaikum

Bupati Ciamis Keluarkan Surat Edaran Gerakan Magrib Mengaji

Bupati Ciamis Keluarkan Surat Edaran Gerakan Magrib Mengaji

Bupati Ciamis Herdiat Sunarya. (Foto: Dadang Hermansyah/detikcom)Ciamis – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Ciamis mengeluarkan surat edaran tentang gerakan Magrib mengaji dan salat berjamaah. Jajaran pemerintahan dari RT, desa hingga kecamatan diharapkan mensosialisasikan program tersebut dengan membuat spanduk di tempat strategis.

“Gerakan ini tidak akan pernah berhasil tanpa adanya dukungan dari semua pihak, terutama dari masyarakat, para orang tua, untuk mengajak anaknya ke masjid,” ujar Herdiat, Sabtu (14/9/2019).

Baca juga: Sopir Angkutan Harus Prima, Dishub Gelar Cek Kesehatan di Terminal
Herdiat mengajak semua pihak untuk membimbing anak-anak, remaja di lingkungan masing-masing membudayakan Magrib mengaji, baik di rumah dan di masjid. Tujuannya untuk melahirkan generasi penerus Islam yang berkualitas dan mampu menjawab tantangan zaman.

Dalam pelaksanaannya, Herdiat juga akan menerjunkan tim pemantau dengan mengerahkan para Kepala Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) untuk turun ke daerah melihat langsung pelaksanaannya berjalan lancar atau tidak.

“Harus dipantau, dilaksanakan atau tidak di daerah-daerah, terutama kegiatan Magrib mengaji. Jangan sampai kita mengeluarkan edaran program, tapi setelah itu dibiarkan. Tapi harus selalu didampingi supaya berjalan,” ucap Herdiat.

Baca juga: Polisi Olah TKP Keracunan Tewaskan 2 Warga Sukabumi, Apa Hasilnya?
Herdiat juga mengajak kepada warga Tatar Galuh Ciamis untuk senantiasa memakmurkan masjid. Minimal setiap salat lima waktu dilaksanakan berjamaah di masjid-masjid terdekat.

Bupati Ciamis Keluarkan Surat Edaran Gerakan Magrib Mengaji

Foto: Dadang HermansyahPantauan detikcom, beberapa kantor pemerintahan dan masjid serta di tempat strategis di Ciamis nampak terpasang spanduk ajakan gerakan Magrib mengaji dan salat berjamaah.

Kegiatan Magrib mengaji di Ciamis sebetulnya sudah berlangsung lama, salah satunya di Masjid Al Anwar, Dusun Majalaya, Desa Imbanagara Raya, Kabupaten Ciamis. Di tempat ini anak-anak melaksanakan Salat Magrib berjamaah lalu mengaji sampai waktu Isya. Kondisi ini juga terlihat di beberapa perkampungan di Ciamis.

Assalamualaikum

Baca Surat Al-Baqarah, Setan Lari Dari Rumah Anda

Baca Surat Al-Baqarah, Setan Lari Dari Rumah Anda
Ilustrasi

Surat Al-Baqarah, Mengusir Setan Dari Rumah Anda

Oleh: Ustadz Ahmad Anshori, Lc

Bismillah, walhamdulillah, was sholaatu was salaam ‘ala Rasulillah, wa ba’du..

Kita semua gelisah dan tidak suka, jika rumah kita menjadi tempat singgahan setan. Karena Allah ta’ala telah menetapkan, setan sebagai musuh yang sebenarnya bagi manusia. Sudah pasti tak ada keiinginan yang lebih besar dalam benak mereka, kecuali menimpakan bahaya dan malapetaka kepada manusia, baik berkaitan agama ataupun dunia mereka.

Membaca surat Al-Baqarah, adalah salah satu senjata jitu untuk mengusir setan dari rumah anda.

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam mengabarkan,

لَا تَجْعَلُوا بُيُوتَكُمْ مَقَابِرَ إِنَّ الشَّيْطَانَ يَنْفِرُ مِنْ الْبَيْتِ الَّذِي تُقْرَأُ فِيهِ سُورَةُ الْبَقَرَةِ

 “Jangan jadikan rumah-rumah kalian sebagai kuburan. Sesungguhnya setan itu akan lari dari rumah yang dibacakan surat Al-Baqarah di dalamnya.” 

(HR. Muslim no. 780, dari Abu Hurairah –radhiyallahu’anhu-)

Dalam hadis lain Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam menjelaskan,

إِنَّ لِكُلِّ شَيْءٍ سَنَامًا وَسَنَامُ الْقُرْآنِ سُورَةُ الْبَقَرَةِ، وَإِنَّ الشَّيْطَانَ إِذَا سَمِعَ سُورَةَ الْبَقَرَةِ تُقْرَأُ خَرَجَ مِنَ الْبَيْتِ الَّذِي يُقْرَأُ فِيهِ سُورَةُ الْبَقَرَةِ

“Sesungguhnya segala sesuatu punya puncak, dan puncak Al-Qur’an adalah surah Al-Baqarah, dan sesungguhnya setan jika mendengar surah Al-Baqarah dibaca maka ia akan keluar dari rumah yang dibaca di dalamnya surah Al Baqarah.” (HR. Hakim, dinilai Hasan oleh Syaikh Albani).

Syaikh Ibnu ‘Utsaimin rahimahullah menjelaskan sebab mengapa membaca surat Al-Baqarah dapat mengusir setan dari rumah,

“ Setan akan lari dari rumah yang di dalamnya dibacakan surat Al-Baqarah. Maksudnya adalah, jika anda membaca surat Al-Baqarah, maka setan akan lari keluar dari rumah anda dan tidak akan mendekat. Sebabnya, karena dalam surat Al-Baqarah terdapat ayat kursi, nama-nama Allah serta terkandung ayat-ayat yang dapat mengusir setan dan membekas pada diri mereka.”

(Syarah Riyadhusshalihin 4/684).

Bagaimana Teknis Membacanya?

Tidak diharuskan dibaca dengan suara lantang. Membacanya dengan lirih, itu sudah mencukupi.

Demikian juga tidak disyaratkan supaya berkhasiat mengusir setan, harus dibaca selesai pada hari itu juga. Boleh dicicil setiap harinya.

Dan boleh dikhatamkan dengan cara dibagi beberapa orang. Masing-masing membaca jatahnya. Akantetapi yang lebih utama, masing-masing membaca surat Al-Baqarah secara sempurna.

(https://islamqa.info/ar/69963)

Cukupkah dengan Rekaman Mp3?

Kita simak penjelasan Syaikh Ibnu ‘Utsaimin berikut ini,

لا، لا، صوت الشريط ليس بشيء، لا يفيد؛ لأنه لا يقال ” قرأ القرآن “، يقال: ” استمع إلى صوت قارئ سابق “، ولهذا لو سجلنا أذان مؤذن فإذا جاء الوقت جعلناه في ” الميكرفون ” وتركناه يؤذن هل يجزئ؟ لا يجزئ، ولو سجلنا خطبة مثيرة، فلما جاء يوم الجمعة وضعنا هذا المسجل وفيه الشريط أمام ” الميكرفون ” فقال المسجل ” السلام عليكم ورحمة الله وبركاته ” ثم أذن المؤذن، ثم قام فخطب، هل تجزئ؟ لا تجزئ، لماذا؟ لأن هذا تسجيل صوت ماض، كما لو أنك كتبته في ورقة أو وضعت مصحفا في البيت، هل يجزئ عن القراءة؟ لا يجزئ

Suara murotal pada kaset tidak cukup, tidak dapat berfungsi mengusir setan. Karena rekaman kaset tidak bisa dikatakan “membaca Alquran”. Lebih tepat bila dikatakan,”Dengarkanlah suara Qori’ (pembaca Alquran) sebelumnya.”Oleh karena itu seandainya kita merekam azan, kemudian saat tiba waktu sholat kita perdengarkan di mikrofon, tanpa kita mengumandang azan, apakah ini cukup? Tidak cukup..

Atau kita merekam khutbah jumat yang membangkitkan semangat, kemudian ketika tiba hari jumat, rekaman tersebut kita perdengarkan melalui mikrofon, khotib dalam rekaman itu mengucapkan “Assalamualaikum waeahmatullah wa barakatuh,” Lalu muadzin mengumandangkan azan. Setelah azan selesai khutbah diperdengarkan kembali, apakah seperti ini sah? Tidak sah.

Mengapa?

Karena rekaman adalah suara yang telah berlalu. Seperti misalnya anda menulis transkip rekaman pada secarik kertas atau meletakkan mushaf di rumah, apakah hal tersebut dapat mewakili bacaan? Tidak…

(Liqa’ Bab Al-Maftuh, soal nomor 986).

Berapa Kali Membaca Al-Baqarah?

Ada hadis yang menjelaskan, bahwa surat Al-Baqarah dibaca setiap malamnya atau siangnya. Dengan melakukan hal tersebut, setan tidak akan mendekat sampai tiga malam atau tiga hari berikutnya.

Dari Sahl bin Said beliau mengatakan, “Rasulullah shallallahualaihi wa sallam bersabda,

إِنَّ لِكُلِّ شَيْءٍ سَنَامًا ، وَإِنَّ سَنَامَ الْقُرْآنِ سُورَةُ الْبَقَرَةِ ، مَنْ قَرَأَهَا فِي بَيْتِهِ لَيْلًا لَمْ يَدْخُلِ الشَّيْطَانُ بَيْتَهُ ثَلَاثَ لَيَالٍ ، وَمَنْ قَرَأَهَا نَهَارًا لَمْ يَدْخُلِ الشَّيْطَانُ بَيْتَهُ ثَلَاثَةَ أَيَّامٍ

“Sesungguhnya segala sesuatu punya puncak, dan puncak Al-Qur’an adalah surah Al-Baqarah. Siapa yang membacanya di rumahnya pada malam hari, setan tidak akan masuk ke rumahnya selama tiga malam. Dan siapa yang membacanya di siang hari, setan tidak akan bisa masuk rumahnya selama tiga hari.” (HR. Ibnu Hibban dan Baihaqi).

Namun, kalimat terkahir dari hadis ini; yaitu bagian yang menjelaskan siapa yang membaca surat Al-BAqarah pada malam hari, setan tidak akan masuk rumahnya selama tiga malam, sampai akhir hadis, dinilai oleh para ulama hadis statusnya dhaif. Mengingat diantara daftar perawinya ada yang bernama Khalid bin Sa’id, yang dinilai oleh para ulama sebagai perawi yang lemah.

(Lihat : Silsilah Al-Ahadits Ad-Dho’ifah, Syaikh Albani, nomor hadis 1349).

Sehingga yang benar, dalam hal ini tidak ada batasan tertentu terkait harus berapa kali membacaan surat Al-Baqarah. Sebagaimana dijelaskan dalam fatwa Lajnah Daimah (Komisi Riset Ilmiyah dan Fatwa Kerajaan Arab Saudi),

” ليس لقراءة سورة البقرة حد معين ، وإنما يدل الحديث على شرعية عمارة البيوت بالصلاة وقراءة القرآن ، كما يدل على أن الشيطان يفر من البيت الذي تقرأ فيه سورة البقرة ، وليس في ذلك تحديد ، فيدل على استحباب الإكثار من قراءتها دائما لطرد الشيطان

Tidak ada batasan tertentu terkait pembacaan surat Al-Baqarah.Yang ditunjukkan oleh hadis adalah, perintah memakmurkan rumah dengan sholat dan membaca Alquran. Sebagaimana dijelaskan bahwa setan akan lari dari rumah yang dibacakan surat Al-Baqarah. Dan tidak ada batasan jumlah tertentu dalam hal ini. Hadis tersebut menunjukkan anjuran memperbanyak membaca surat Al-Baqarah, untuk mengusir setan dari rumah… (Fatawa Al-Lajnah Ad-Daimah 3/127-128).

Diantara hikmahnya adalah, kita akan mempersering membaca surat Al-Baqarah. Tidak ada dalil yang menerangkan jaminan, bahwa setan tidak akan lagi kembali ke rumah setelah dibacakan surat Al-Baqarah.

Setan mungkin saja kembali setelah selesai pembacaan surat Al-Baqarah. Sebagaimana yang terjadi pada adzan, setan lari terbirit-birit ketika mendengar azan. Namun setelah azan selesai, setan kembali lagi untuk menggoda orang-orang sholat. Demikian pula yang terjadi pada pembacaan surat Al-Baqarah di rumah.

Maka tidak adanya dalil yang menerangkan batasan pembacaan surat Al-Baqarah, seyogyannya menjadi motivasi untuk sering mengisi rumah kita, dengan bacaan surat Al-Baqarah.

Demikian..

Wallahua’lam bis showab.

Rancang situs seperti ini dengan WordPress.com
Mulai