Surah ini tergolong surat makkiyah, terdiri atas 78 ayat. Dinamakan Ar-Rahmaan yang berarti Yang Maha Pemurah berasal dari kata Ar-Rahmanyang terdapat pada ayat pertama surah ini.
Ar-Rahman adalah salah satu dari nama-nama Allah. Sebagian besar dari surah ini menerangkan kepemurahan Allah swt. kepada hamba-hamba-Nya, yaitu dengan memberikan nikmat-nikmat yang tidak terhingga baik di dunia maupun di akhirat nanti.
Ciri khas surah ini adalah kalimat berulang 31 kali Fa-biayyi alaa’i Rabbi kuma tukadzdzi ban(Maka nikmat Tuhanmu yang manakah yang kamu dustakan?) yang terletak di akhir setiap ayat yang menjelaskan karunia Allah yang diberikan untuk manusia.
Ustadz, saya mau bertanya dalil yang menjelaskan bahwa makmum tidak boleh mendahului imam dalam shalat ?
Jawaban.
Makmum wajib mengikuti gerakan imam dalam shalat dan tidak boleh mendahuluinya dalam semua gerakan; baik takbir, ruku’, sujud dan lain sebagainya, sebagaimana disebutkan dalam hadits :
Sesungguhnya imam itu untuk diikuti maka jangan menyelisihinya. Apabila ia takbir maka takbirlah. Dan apabila ruku maka rukulah, dan apabila ia mengucapkan samiallahu limanhamidah, maka ucapkan : rabbana walakal hamdu, dan apabila ia sujud maka sujudlah kalian.[Muttafaq ‘alaih]
Dan dalam hadits yang lain secara tegas Rasûlullâh Shallallahu ‘alaihi wa sallam mengancam orang yang mendahului imam :
Apakah seseorang diantara kalian tidak takut apabila ia mengangkat kepalanya sebelum imam, Allah akan rubah bentuknya menjadi bentuk keledai ? [Muttafaq ‘Alaih]
Ketika menjelaskan hadits ini, Ibnu Hajar rahimahullah mengatakan, “Zhahir hadits ini menuntut diharamkannya mengangkat (kepala) sebelum imam (mengangkat kepalanya), karena perbuatan ini diancam dengan perubahan bentuk, sementara perubahan bentuk itu merupakan ancaman terberat. Inilah yang pilih oleh Imam Nawari rahimahullah dalam Syarhul Muhadzzab. Bersamaan dengan pendapat perbuatan itu haram, mayoritas Ulama (berpendapat) bahwa orang yang melakukan perbuatan tersebut berdosa dan shalatnya tetap sah.”
Ketika suami dan istri bertengkar, suami mengucapkan,”saya ceraikan kamu (istri). Tanpa saksi, apakah status perkawinan pasangan demikian sudah tidak sah? dan benarkah harus menunggu 40 hari untuk berhubungan badan dan harus mengucapkan ijab kabul lagi?
Demikian pertanyaan netizen di situs konsultasi islam, alifmagz.com,
“Para ulama berbeda pendapat menyangkut jatuh tidaknya suatu perceraian. Ada yang mempermudah sehingga menjadi banyak perceraian.
Ada juga yang menyulitkan atau memperketat demi mengurangi jatuhnya perceraian.
Ada yang berpendapat jika ucapan cerai telah terlontar dari lidah suami, baik bercanda atau serius maupun marah atau rela, jatuh sudah talak itu.
Ada juga yang menyatakan bahwa diperlukan dua orang saksi untuk jatuhnya ucapan talak suami.
Di sisi lain, emosi pun bertingkat-tingkat, ada yang sedemikian besar, sehingga seseorang tidak menyadari ucapan atau tindakannya.
Jika ini yang terjadi, ucapan talak ketika itu tidak mengakibatkan perceraian, tetapi jika dalam keadaan emosi itu sang suami masih dapat menguasai diri dan menyadari apa yang diucapkannya, tidak ada perbedaan pendapat di kalangan ulama bahwa ucapan tersebut telah berdampak hukum.
Jika ucapan tadi baru pertama kali atau kedua kali diucapkan, suami masih dapat kembali menjalin hubungan suami istri kapan saja selama sang istri masih dalam masa iddah.
Untuk kembali, suami tidak perlu menunggu empat puluh hari atau lebih. Sesaat setelah dia mengucapkan talaknya, dia dapat kembali, tetapi harus diingat bahwa talak tersebut telah terhitung, sekali dari tiga kali yang diperkenankan untuknya.
Jika perceraian itu telah merupakan talak ketiga, suami istri tidak dapat kembali menjalin hubungan suami istri kecuali jika istri yang dicerai itu menikah dan kawin dengan pria lain lalu pria itu menceraikan, dan sang istri menyelesaikan masa iddahnya.
Para Suami, Inilah 5 Hak Istri yang Harus Anda Penuhi
– Pasangan Suami Istri (Pasutri) harus saling mengerti, tolong menolong dalam hal kebaikan dan saling memahami kelebihan dan kekurangan masing-masing. Sehingga dalam menjalankan kehidupan rumah tangga akan lebih berwarna.
Selain itu, pasutri harus bisa menjalankan hak dan kewajiban dengan seimbang. Seorang suami harus tahu apa saja hak seorang istri terhadap dirinya begitu juga sebaliknya. Nah, ini beberapa hak istri yang harus dipenuhi suami. Penasaran?
Berikut penjelasannya:
Tidak Membiarkan Istrinya Membuka Aurat
Suami harus mengerjakannya di balik tabir (di dalam rumah) dan tidak membiarkan istrinya keluar karena istri itu merupakan aurat, dan keluarnya di hadapan orang banyak menyebabkan dosa dan merusak kesopanan.
Mengajari Ilmu Pengetahuan
Suami harus mengajarinya ilmu pengetahuan yang wajib diketahui oleh istrinya seperti cara berwudhu, shalat dan puasa.
Memberinya Makanan Halal
Harus memberinya makanan yang halal karena daging yang tumbuh dari makanan yang haram itu akan cair dengan api neraka.
Tidak Menganiaya Istri
Tidak boleh menganiaya karena istri merupakan amanah baginya.
Memberi Peringatan dengan Sabar
Apabila timbul perasaan yang tidak baik, hendaklah sabar dan anggaplah sebagai peringatan baginya, jangan sampai terjadi yang lebih bahaya daripada apa yang telah terjadi.
Nah, itulah hak-hak seorang istri yang harus dipenuhi oleh suaminya. Jika ingin menjadi suami idaman seorang istri, maka penuhilah kewajibannya. Dengan begitu, keharmonisan di antara suami dan istri itu akan terjalin.
The post Para Suami, Inilah 5 Hak Istri yang Harus Anda Penuhi
Bandung – Mantan Bupati Garut Aceng Fikri terjaring operasi yustisi Satpol PP Kota Bandung saat berada di dalam kamar bersama seorang perempuan. Belakangan diketahui, ternyata perempuan itu istrinya.
Aceng terjaring saat tengah berada di salah satu hotel di kawasan Jalan Lengkong, Kota Bandung pada Jumat (23/8/2019). Kala itu, petugas Satpol PP Kota Bandung memergoki Aceng yang sedang menginap di salah satu kamar hotel tersebut.
Anggota DPD RI ini pun sempat dibawa petugas lantaran KTP dia dan istrinya berbeda alamat. Awalnya diduga Aceng tengah bersama perempuan yang bukan istri sahnya.
“Begitu kita razia, dia terjaring. Kenapa terjaring, karena ada unsur yang memenuhi syarat karena dia KTP-nya berbeda dengan istrinya,” ucap Kasi Penyidikan dan Penyelidikan Satpol PP Kota Bandung Mujahid Syuhada saat dikonfirmasi.
Saat dibawa ke markas Satpol PP Kota Bandung, Aceng menjalani serangkaian pemeriksaan petugas. Saat itulah, Aceng bisa menunjukkan bahwa dia berada di dalam kamar tersebut bersama istri sahnya.
“Begitu klarifikasi di kantor, ternyata dia baru nikah tiga bulan lalu. Dia kooperatif menunjukkan buktinya seperti foto-foto pernikahan dan data surat pernikahan yang resmi,” kata Mujahid.
Berdasarkan pengakuan Aceng kepada petugas, kata Mujahid, Aceng menginap di hotel tersebut untuk keperluan berobat. Sebab, lokasi menginap Aceng dekat dengan tempat berobatnya.
“Dia tujuannya ke sini untuk berobat. Pagi ini ada janji untuk berobat. Bagi kita clear enggak ada masalah karena dia sudah menunjukkan bukti-bukti sah-nya,” tutur Mujahid.
Teman teman – Surah As-Sajdah adalah salah satu surah Al-Qur’an urutan ke 32. Surah yang termasuk golongan makkiyah ini terdiri dari 30 ayat. Dinamakan As-Sajdah adalah karena dinisbatkan pada orang-orang mukmin yang bersujud ketika mendengar ayat kelima belas dari surah As-Sajdah sebagai berikut.
Sesungguhnya orang yang benar-benar percaya kepada ayat-ayat Kami adalah mereka yang apabila diperingatkan dengan ayat-ayat itu mereka segera bersujud seraya bertasbih dan memuji Rabbnya, dan lagi pula mereka tidaklah sombong.
Disunnahkan bagi orang yang mendengar ayat tersebut baik di dalam shalat (ketika imamnya atau dirinya membaca ayat ini) maupun di luar shalat untuk sujud. Sujud tersebut disebut dengan sujud tilawah dan disunnahkan membaca bacaan sebagai berikut.
“Sajada wajhiya lilladzi khalaqahu wa shawwarahu wa syaqqa sam’ahu wa basharahu fatabarakallahu ahsanul khaliqin.” Aku (wajahku) sujud kepada dzat yang telah menciptakannya, membentuknya. Dan yang telah membukakan pendengarannya dan penglihatannya. Maha benar Allah, Dialah sebaik-baik pencipta.”
Adapun keutamaan surah As-Sajdah di antaranya adalah sebagai berikut.
Pertama. Surah yang dibaca Nabi saw. di pagi Hari Jum’at.
عن أبي هريرة رضي اللّه عنه قال : كان النبي صلّى اللّه عليه وسلّم يقرأ في الفجر يوم الجمعة الم تَنْزِيلُ السجدة ، وهَلْ أَتى عَلَى الْإِنْسانِ [الإنسان 76/ 1]. رواه البخاري ومسلم
Dari Abu Hurairah r.a. ia berkata, “Nabi saw. selalu membaca di pagi hari Jum’at Alif Lam Mim Tanzil As-Sajdah, dan Hal ata alal insani (Al-Insan/76:1).” (HR. Al-Bukhari dan Muslim).
عن جابر رضي اللّه عنه قال : كان النبي صلّى اللّه عليه وسلّم لا ينام حتى يقرأ الم تَنْزِيلُ السجدة ، وتَبارَكَ الَّذِي بِيَدِهِ الْمُلْكُ [الملك 67/ 1]. ورواه الإمام أحمد.
Dari Jabir r.a., ia berkata, “Nabi saw. tidak akan tidur sampai beliau membaca Alif Lam Mim Tanzil As-Sajdah dan Tabarakalladzi biyadihil mulku (Al-Mulk/67: 1). (HR. Ahmad). Demikianlah dua keutamaan surah As-Sajdah sebagaimana yang telah diterangkan di dalam kitab At-Tafsir Al-Munir karya Syekh Wahbah Az Zuhaili. Wa Allahu A’lam bis Shawab.
5 Keutamaan Baca Surat Al Kahfi Setiap Malam Jumat dan Hari Jumat, Ini Hadist-hadistnya !
5 Keutamaan Baca Surat Al Kahfi Setiap Malam Jumat dan Hari Jumat, Ini Hadits-haditsnya !
Teman – Membaca Al Quran Surat Al Kahfi pada hari Jumat memiliki banyak keistimewaan dan keutamaan.
Surat Al Kahfi atau Ashabul kahfi merupakan Surat ke-18 dalam Al Quran yang terdiri atas 110 ayat.
Surat Al Kahfi ini juga terdapat dalam Al Quran juz 15 dan di awal juz 16 .
Surat Al Kahfi termasuk dalam golongan Surat Makiyyah atau Surat yang diturunkan di kota Makkah.
Pentingnya membaca Surat Al Kahfi
Surat Al Kahfi merupakan salah satu Surat dalam Al Quran yang memiliki banyak manfaat dan keutamaan jika umat islam mau mengamalkan maupun membaca bahkan jika mau menghafalnya.
Rasullulah SAW menganjurkan umatnya untuk membacanya di hari Jumat atau malam Jumat.
Hal ini dijelaskan pula oleh seorang ulama.
Dr. Muhammad Bakar Isma’il dalam kitab Al-Fiqh al Wadhih min al Kitab wa al Sunnah menjelaskan bahwa salah satu amalan yang dianjurkan untuk dikerjakan pada malam dan hari Jum’at adalah membaca Surat Al Kahfi.
Bercerai tapi tetap tinggal serumah, apa dampaknya bagi anak?
Bercerai tapi masih satu rumah? Apakah hal ini baik dilakukan dan tidak berdampak buruk bagi perkembangan si kecil?
Jumlah perceraian semakin meningkat. Penyebabnya tentu saja beragam. Mulai dari faktor ekonomi, hingga perselingkuhan. Namun, tidak sedikit juga pasangan suami istri yang sudah memutuskan bercerai tapi masih satu rumah.
Biasanya keputusan ini diambil dengan alasan untuk kebaikan anak. Tidak ingin anak kehilangan figur kedua orangtuanya. Seperti yang kita ketahui, bahwa perceraian mau tidak mau memang bisa memengaruhi tumbuh kembang anak.
Setidaknya, keputusan seperti ini sempat dilakukan oleh Deddy Corbuzier dan mantan istrinya, Kalina Ocktaranny. Tidak hanya pasangan selebriti ini, seorang ibu, sebut saja Dina juga mengakui bahwa dirinya akan memutuskan tinggal satu atap dengan suami meskipun akan bercerai.
“Saat ini memang masih proses cerai, tapi kalau sudah resmi kami akan tetap tinggal satu rumah. Sebenarnya ide ini datang dari mertua, katanya memang lebih baik tinggal satu rumah dulu karena anak masih kecil, dan belum bisa memahami kenapa orangtuanya harus bercerai,” ujarnya pada theAsian Parent Indonesia.
Lebih lanjut, Dina mengatakan ia dan pasangan sudah sama-sama memiliki kesepatakan. “Salah satunya, kita berdua tidak memperkenalkan sosok baru, if one day kami berdua punya pasangan baru,” tuturnya lagi.
Namun, benarkah keputusan bercerai tapi masih satu rumah tepat dilakukan dan ini jadi keputusan terbaik untuk anak ataupun pasangan suami istri yang melakukannya?
Psikolog: Bercerai tapi masih satu rumah, hanya menunda masalah
Ditemui di acara Arisan Resik V yang dilangsungkan belum lama ini, Ajeng Raviandosebagai psikolog keluarga memberikan tanggapan dengan keputusan pasangan suami istri yang bercerai tapi masih satu rumah.
“Saya pernah bertemu dengan kasus seperti ini, bahkan pasangan suami istri tersebut sudah bercerai tapi masih tinggal satu rumah selama 7 tahun dan anaknya tidak tahu. Harapannya sama seperti itu, merasa anak masih kecil, maka keputusan itu yang terbaik buat anaknya,” katanya.
“Tapi keputusan ini sebenarnya hanya menunda masalah. Terbayang tidak, jika tiba-tiba saja, ayahnya pergi dengan ‘perempuan lain’ atau sebaliknya, hal ini tentu akan berdampak buruk pada anak.”Iklan
Lebih lanjut Ajeng Rivaldo menerangkan keputusan untuk bercerai tapi masih satu rumah biasanya tanpa disadari dipengaruhi latar belakang faktor psikologis. Untuk itulah, Ajeng menyarankan bagi pasangan yang ingin melakukannya, perlu mencermati keputusan ini.
“Mungkin sebenarnya keputusan bercerai itu belum maksimal, kalau mau tetap serumah kenapa tidak coba diperbaiki lagi pernikahannya? Kalau masih bisa bisa serumah, sebenarnya ada indikasi bahwa hubungan tersebut masih bisa dijalin dengan lebih baik lagi.”
Bercerai tapi masih satu rumah, tidak sehat untuk hubungan keluarga
Ditegaskan oleh Ajeng, bahwa keputusan bercerai tapi masih satu rumah sebenarnya tidaklah sehat. Karena akan ada banyak dampak negatif yang justru ditimbulkan baik untuk pasangan itu sendiri ataupun untuk anaknya.
“Bercerai tapi masih satu rumah bisa berdampak negatif, apalagi saat keduanya masih ada niat untuk berumah tangga lagi, termasuk efek sosial di mana banyak pertanyaan yang timbul dari lingkungan. Selain itu, dengan tetap tinggal satu rumah apakah menjamin hubungan akan baik-baik saja? Bagaimana jika pernikahan jadi dingin dan terus diisi dengan pertengkaran?” tandasnya.Iklan
Jika kondisi ini dibiarkan, anak justru akan belajar bahwa hubungan suami istri memang seperti itu. Padahal tidak. “Jadi, ya, memang selesaikan saja sampai tuntas, jika memang ada keinginan untuk tetap serumah, perbaiki. Mempertahankan rumah tangga itu memang tidak mudah, karena memang perlu kerja keras dan komitmen dari suami istri.”
Psikolog jebolan Universitas Indonesia ini menambahkan, perlu dipahami oleh orangtua bahwa sebenarnya konflik yang berlangsung terus menerus dan selalu dilihat oleh anak, justru akan jauh lebih berbahaya.
“Jika khawatir kalau anak sulit beradapsi dengan kondisi perceraian, sebenarnya anak yang orangtuanya bercerai dan hidup bebas konflik justru penyesuaian diri mereka akan jauh lebih baik daripada anak dengan keluarga utuh namun penuh dengan konflik”.
Di samping itu, saat anak sudah besar dan mulai bisa ‘membaca’ situasi dan kondisi, bukan tidak mungkin anak akan merasa dibohongi. Untuk itulah, meskipun anak balita belum mengerti konsep bercerai, namun anak perlu diberikan pemahaman sesuai dengan usianya.
Satu hal terpenting, anak juga perlu tahu bahwa perceraian tidak akan mengurangi rasa sayang kedua orang tua untuknya, sehingga perceraian membuat anak merasa sendirian dan takut. Untuk itu orangtua perlu mengeskspresikannya dalam bentuk pelukan, belaian, dan ciuman.
Beberapa manfaat dan keistimewaan Surat Yasin di jelaskan dalam artikel ini.
Tak hanya satu, Surat Yasin rupanya memiliki 11 keistimewaan, satu di antaranya yakni mampu memberi ketenangan batin bagi yang membaca. Apalagi jika dibaca secara rutin.
Surat Yasin merupakan surat ke-36 dalam Alquran yang turun di Makkah dengan 83 ayat.
Surat Yasin mempunyai kedudukan tersendiri dalam tradisi kehidupan sebagian umat Islam.
Meskipun keabsahan tradisi tersebut diperdebatkan, Surat Yasin sering dibaca pada waktu-waktu tertentu seperti ketika seseorang sedang menghadapi sakratul maut, malam Jumat, malam Nisfu Sya’ban, tahlil, dan lain sebagainya.
Di banyak kegiatan pengajian, Surat Yasin kerap dibacakan selain Al Mulk, Al Waqiah, dan Al Kahfi.
Ada yang menjadikannya sebagai rangkaian bacaan tahlil, sebagian lagi membacanya untuk mengawali pengajian, ada pula yang menjadikan bacaan Yasin sebagai acara inti yang biasa kita kenal dengan sebutan jamaah Yasinan.
Termasuk Surat Yasin, setidaknya ada empat surat di Alquran yang memiliki keutamaan dan bermanfaat khusus bagi pembacanya, apalagi jika sering dan rutin kita amalkan.
Keempat surah itu adalah Yasin, Almulk, Alwaqiah dan Alkahfi.
Apakah masih punya pertanyaan tentang hal ini? Kenapa harus dibahas?
Waktu ini sangatlah penting bagi muslim.
Seorang muslim harus tau tentang awal malam dan sepertiga malam yang dimaksud ini.
Bagi kamu yang rajin tahajud atau sholat qiyamul lail, biasanya sholat jam berapa?
Pahalanya sama gak sih kalo sholat di waktu itu? Atau jangan-jangan kalian salah dalam menentukan waktu Sholat! Waduh, udah ngantuk-ngantuk dan mencoba untuk lebih dekat sama Allah tapi ternyata salah waktu sholatnya.
Waktu shubuh malah di pake tahajud.
Nah, supaya kamu tidak salah dalam menentukan waktu sholat qiyamul lail coba cek dulu beberapa hadits di bawah ini.
Hadits yang diriwayatkan oleh Bukhari dan Muslim bahwa ”Pada tiap sepertiga malam terakhir Allah turun kelangit dunia lalu Ia Berfirman:
“Barang siapa yang menyeru-Ku, akan Aku perkenankan seruannya.
Barang siapa yang meminta kepada-Ku, Aku perkenankan permintaanya.
Dan barang siapa meminta ampunan kepada-Ku, Aku ampuni dia.”.
“Setiap malam Allah turun ke langit dunia sampai tersisa sepertiga malam yang terakhir. Ia pun berkata, “Adakah hamba-Ku yang meminta sehingga pasti Aku berikan apa yang ia minta? Adakah hambaku- yang berdoa hingga pasti Aku kabulkan doanya? Adakah hamba-Ku yang ber-istighfar sehingga Aku ampuni dosanya?.”