17 Pengaruh Dzikir Terhadap Jiwa
Banyak sekali cara yang bisa dilakukan seseorang untuk mengatasi konflik bathin yang bisa membuat dirinya stres.
Dalam agama islam, salah satunya adalah dengan memperbanyak mengingat Allah melalui berdoa dan berdzikir.
Karena dengan mempertimbangkan keutamaan berdzikir , hati akan menerima tentram karena kita selalu mengingat Allah Ta’ala. Allah berfirman dalam surat Al-Baqarah ayat 152 yang artinya:
“Berdzikirlah (ingatlah) kamu kepada-ku, niscaya Aku akan mengingat pula padamu!” (QS Al-Baqarah [2]: 152)
Allah juga berfirman dalam surat Ar-Ro’d ayat 28 yang artinya:
“Yaitu orang-orang yang beriman, dan hati mereka aman tentram dengan dzikir pada Allah, ingatlah dengan dzikir pada Allah itu, maka hati pun akan selamat aman dan tentram.” (QS Ar-Ro’d: 28)
Lalu apa saja yang mempengaruhi dzikir terhadap jiwa seseorang? Sebelum memikirkan dampak dan mempertimbangkan dzikir, akan membahas terlebih dahulu apa itu dzikir, macam-macam dzikir dan kemudian baru akan membahas Manfaat dan pengaruhnya.
Pengertian Dzikir
Kata dzikir berasal dari bahasa Arab yaitu yazkuru-zakara-tazkara yang memiliki arti merujuk, mengucap, menuturkan. Sementara berdasarkan istilah, seperti yang telah diterbitkan dalam Ensiklopedia Hukum Islam, dzikir dapat diartikan ke dalam suatu tempat yang mengandung:
- Ucapan lisan, gerak raga, juga getaran hati sesuai dengan cara-cara yang mendukung agama, dalam kerangka mendedahkan diri untuk Allah;
- Upaya untuk mengingat yang terlupakan dan lalai kepada Allah dengan selalu ingat pada-Nya;
- Keluar dari suasana lupa, masuk ke dalam suasana musyahadah (saling menyaksikan) dengan mata hati, karena mendorong rasa cinta yang mendalam kepada Allah.
Macam-macam dzikir
Dalam A-Quran dan Hadist, meminta banyak macam dzikir seperti dzikir dengan menggunakan lidah, menggunakan fikiran, keyakinan serta berdzikir dengan melakukan. Berikut penjelasannya adalah sebagai berikut:
- Berdzikir Dengan Menggunakan Lidah
Maksud dari berdzikir dengan menggunakan bahasa disini artinya dzikir dilakukan dengan maksud atau melafadzkan kalimat-kalimat dzikir, bisa dilakukan dengan suara yang lantang (jahar) atau bisa juga dengan bahasa samar (siri). Beberapa contoh kalimat dzikir yang memiliki Rasulullah contohkan contoh: Subhanallah, walhamdulillah, wa laa ilaaha illallah, wallahu akbar, astaghfirullahal ‘adzim, laa haula walaa quwwata illa billahil’ aliyyil ‘adzim, laa ilaaha illallah, muhammadar allah allah
- Berdzikir Dengan Menggunakan Fikiran
Salah satu dzikir yang begitu tinggi nilainya dimata Allah dengan merenungkan ciptaan-Nya. Karena selain dapat memberikan kemantapan terhadap iman, Manfaatnya juga besar bagi kehidupan. Mengubah firman Allah dalam surat Ali-Imran ayat 191 yang artinya:
“Orang-orang yang mengingat Allah sambil berdiri atau duduk di dalam berbaring dan mereka berbicara tentang langit dan bumi (seraya berkata): ‘Ya Tuhan kami, tiadalah Engkau menciptakan ini dengan sia-sia. Maha Suci Engkau, maka peliharalah kami dari siksa neraka. ” (QS Ali-Imran [3]: 191)
- Berdzikir Dengan Menggunakan Perasaan
Berdzikir tidak hanya dengan menggunakan lisan tetapi bisa juga dengan menggunakan perasaan tersebut dengan cara selalu khusnudzan atau berbaik sangka terhadap Allah Ta’ala. Serta dengan senang indahnya rahmat yang telah diberikan Allah. Dan hal yang harus selalu dipertanyakan adalah semua yang datang dari Allah, sementara semua keburukan dan kesalahan yang datang dari kita sebagai manusia. Mengubah firman Allah dalam surat An-Nisa ayat 79 yang artinya:
“Apa saja ni’mat yang kamu peroleh adalah dari Allah, dan apa saja yang menimpamu, maka dari (kesalahan) dirimu sendiri.” (QS An-Nisa: 79)
- Berdzikir Dengan Keyakinan
Maksud dari berdzikir dengan keyakinan di sini adalah anggapan segala sesuatu yang terjadi di dunia ini merupakan kehendak Allah Ta’ala. Berdzikir dengan meyakinkan diri sendiri masuk ke lubuk hati ini merupakan penghargaan tertinggi di antara dzikir lainnya.
- Dzikir Dengan Menggunakan Perbuatan
Dzikir ini diakukan dengan tindakan yang senantiasa selalu melawan patuh dan taat terhadap semua peraturan Allah Ta’al, dalam hal ‘aqidah, ibadah dan mu’amalah. Dapat melakukan semua yang tercela dan akan selalu melakukan yang terpuji.
Dzikir dan Pengaruhnya
Sebenarnya dzikir itu memiliki banyak manfaat bagi kehidupan manusia khusus amalan dzikir di bulan ramadhan . Namun demikian, akan dibahas dalam kesempatan ini. Apa saja pengaruhnya? Silahkan simak penjelasan di bawah ini:
1. Dapat Menghilangkan Perasaan Sedih dan Gundah Pada Hati Manusia
Dengan berdzikir, otomatis kita akan selalu mengingat Allah Subhanahu Ta’ala sehingga Allah akan mengambil segala kesedihan dan kegundahan yang ada dalam hati kita. Selain itu kita juga meneladani zikir harian nabi muhammad yang memang merupakan rutinitas bagi dia.
2. Akan Mendatangkan Perasaan Takut
Dengan berdzikir akan mendatangkan perasaan takut kepada Allah Subhanahu Wa Ta’ala dan membuat diri semakin taat terhadap-Nya, sementara orang-orang yang sangat lalai untuk berdzikir, akan dengan mudah melakukan kejahatan dengan rasa takut terhadap Allah Subhanahu Wa Ta’ala.
3. Membuat Hati Menjadi Lebih Hidup
Kunjungan hadis riwayat Ibnu Taimiyah yang berbunyi:
“Dzikir pada hati semisal udara yang dibutuhkan ikan. Lihat apa yang terjadi jika ikan ini lepas dari udara? ” (HR Ibnu Taimiyah). Mengatakan ada pepatah mengatakan “Ikan tanpa udara akan mati, dan hati tanpa dzikir akan mati” .
4. Menjadikan Hati Serta Ruh Menjadi Semakin Kuat
Jika ada yang melupakan, tinggalkan dzikir maka dapat diibaratkan seperti tubuh yang kehilangan izin dan kekuatan. Dikisahkan Ibnu Qayyim rahimahullah pernah sesekali melihat Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah shalat subuh kemudian mengaku duduk berdzikir kepada Allah Ta’ala sampai terbit matahari.
Kemudian dia mengaku melihat (Ibnu Qayyim) kemudian berkata, ‘Ini adalah kebiasaanku dipagi hari. Jika aku tidak menyukai ini, hilanglah kekuatanku.
5. Dapat Menghilangkan Kerisauan yang Ada Pada Hati Manusia
Semakin banyak seorang hamba melakukan dzikir, maka semakin dekat pula dia dengan Allah Subhanahu Wa Ta’ala sehingga semakin terbebas dari segala macam kerisauan. Karena dia akan selalu ikhlas dengan ketetapan dari Allah.
6. Dipandang Sebagai Seorang Berwibawa
Siapapun yang rajin berdzikir maka akan dipandang sebagai orang yang berwibawa, juga mudah disukai dan dicintai oleh orang lain. Karena orang yang rajin berdzikir akan terhindar dari perbuatan yang tercela sehingga mudah bergaul dengan masyarakat luas.
7. Menjauhkan Dari Penyakit Hati
Menjauhkan dari berbagai macam penyakit hati, seperti iri, dengki, pemarah, suka menggibah dan lain sebagainya. Karena orang yang rajin berdzikir akan selalu mengingat Allah Subhanahu Wa Ta’ala sehingga mengingat akan bersih dari penyakit.
8. Membuat Jiwa Lebih Dekat Dengan Allah
Orang yang setiap saat senantiasa berdzkir pada Allah, maka jiwanya akan lebih dekat dengan Allah karena Allah lebih memilih hamba-Nya yang selalu mengingat diri-Nya.
9. Memelihara Lisan Dari Perkataan yang Dapat Menyakiti Orang Lain
Seorang hamba Allah yang rajin berdzikir, lisannya akan memberontak dari perkataan kotor dan perkataan yang bisa menyebabkan orang lain terluka. Karena keluar dari lisannya kalimat-kalimat Allah yang melepaskan.
10. Meraih Kemuliaan
Dengan berdzikir maka hati atau qalbu akan semakin kuat dan mendapat kemuliaan jiwa. Barang siapa yang sering menyebut kalimat-kalimat Allah maka akan mendapat kekuatan hati dan Allah akan memuliakan jiwanya.
11. Menghindari Dari Kemiskinan
Berdzikir dapat ditolak kemiskinan, yang disetujui dengan kemiskinan di sini adalah miskin hati. Karena tidak mungkin seseorang yang senantiasa selalu berdzikir pada Allah, kebebasan akan menjadi kosong dan hampa. Selain itu dzikir pembuka rezeki juga bisa memperbaiki kehidupan menjadi lebih barokah.
12. Menjauhkan Dari Kemunafikan
Menjauhkan diri sendiri dari sifat seorang munafik, orang yang selalu berdzikir akan selalu mengingat Allah yang membuatnya takut untuk melakukan kebohongan, ingkar akan menjanjikan dan melakukan pengkhianatan karena itu melibatkan karya dan ciri-ciri orang munafik yang berkaitan dengan Allah SWT yang sangat membencinya.
13. Membuat Wajah Menjadi Lebih Berseri
Semua yang terlibat rajin melakukan dzikir, maka akan terlihat lebih mendukung dan juga berseri baik itu di dunia atau pun di akhirat yang diminta.
14. Mewakili Berbagai Perkara
Dzikir merupakan inti dari segala perkara (ra’sul umuur), sehingga memudahkan yang mudah untuk berdzikir, maka semua kesenangan akan mudah diperoleh juga diperoleh.
15. Melunakkan Hati
Dengan berdzikir, maka hati akan menjadi lunak, mengundang hadist yang diterbitkan Turmudzi yang berbunyi:
“Dzikir Bagi Allah akan membasahi hati dan melunakkannya. Bagaimana jika hati kosong dari dzikir, ia akan menjadi panas oleh dorongan nafsu dan api syahwat menjadi hati yang kosong dan keras. Anggota badannya sulit untuk diajak taat kepada Allah. ” (HR At-Turmudzi)
16. Menghindarkan Dari Perbuatan Maksiat
Dapat menjauh dari tindakan maksiat yang merupakan hasutan syaithan serta dapat membantu atau menolak gejolak nafsu syahwat yang berusaha sulit untuk diaktifkan.
17. Memperbaiki Hati yang Rusak
Akan mengkilapkan hati yang telah berkarat, orang yang berdzikir akan menyebabkan menjadi berkarat dan kompilasi dia melakukan dzikir maka akan kembali mengkilap.
Begitu luar biasa pengaruh dzikir terhadap kehidupan terutama bagi ketenangan jiwa. Sebetulnya masih banyak dampak yang dapat dirasakan dengan berdzikir, karena memang dzikir merupakan ibadah yang paling afdhal. Hanya orang-orang yang sering berdzikirlah yang dapat merasakan dan menikmati pengaruh-pengaruh tersebut.
Sekian penulisan artikel dengan tema 17 pengaruh dzikir terhadap jiwa ini, semoga pembaca dan penulis merupakan orang-orang yang rajin berdzikir sehingga kita dapat merasakan pengaruhnya, amin.
Penulis berharap artikel ini bermanfaat bagi pembaca umumnya dan bagi penulis khususnya. Mohon maaf atas segala kekurangan dalam penulisan dan terima kasih telah meluangkan waktunya untuk singgah pada artikel kali ini. Terima kasih dan sampai jumpa.
